10 Fakta Menarik Museum Louvre, dari Jejak Napoleon hingga Bernilai Rp754 Triliun

Kamis, 23 Oktober 2025 - 04:40 WIB
loading...
A A A
Pada tahun 2018, Louvre menyambut 10,2 juta pengunjung, 3,5 juta lebih banyak daripada Museum Vatikan, museum terbesar kedua di Eropa. 70% dari pengunjung ini adalah wisatawan asing, menjadikannya tidak hanya museum terbesar di dunia tetapi juga yang terpopuler.

6. Piramida Kaca Utama di Halaman Museum Setinggi 21 Meter

Piramida indah dan ikonis yang dapat Anda gunakan sebagai pintu masuk utama ke Louvre ini sebenarnya cukup modern. Pada tahun 1983, museum ini membutuhkan pintu masuk baru untuk memenuhi kebutuhan pengunjung yang semakin meningkat. Seniman Tionghoa-Amerika, I.M. Pei, memenangkan proyek ini dengan rancangannya untuk piramida kaca dan logam setinggi 21 meter.

7. Beberapa Orang Menganggap Louvre Berhantu

Mengingat Louvre berusia lebih dari 800 tahun, tidak mengherankan jika banyak yang menganggapnya berhantu. Ada tiga roh terkenal, namun tidak berbahaya, yang menghuni museum. Pertama, mumi Belphegor yang terkadang terlihat berkeliaran di lorong-lorong.

Di luar museum, orang-orang melihat seorang wanita tanpa nama berkeliaran di taman, berpakaian merah. Terakhir, ada tukang daging "Jack the Skinner" yang dianiaya oleh keluarga kerajaan yang pernah tinggal di sini.

8. Galeri-galeri Louvre Membentang Lebih dari 15 Hektar

Jika seluruh isi galeri Louvre direntangkan, museum ini akan mencapai panjang delapan mil!

9. Abu Dhabi Membangun Museum Louvre Sendiri

Pada tahun 2016, Abu Dhabi menyelesaikan pembangunan museum Louvre resmi kedua di dunia. Louvre ini merupakan museum seni terbesar di Jazirah Arab, dan dikunjungi sekitar satu juta pengunjung per tahun, jumlah yang sangat kecil dibandingkan dengan museum di Paris. Selain itu, pembangunan Louvre di Abu Dhabi menghabiskan biaya lebih dari €600 juta!

10. Napoleon Mengganti Nama Louvre ketika Ia Berkuasa

Selama masa pemerintahannya, Napoleon Bonaparte untuk sementara mengganti nama Louvre dengan namanya sendiri menjadi Musée Napoleon. Pasukan Napoleon membantu mengisi museum dengan barang-barang rampasan perang dari seluruh benua.

Faktanya, setelah kejatuhan Napoleon pada tahun 1814, lebih dari 5.000 karya seni dikembalikan ke pemiliknya yang sah, meskipun tidak semuanya sampai di rumah!
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
Prancis Larang Pejabat...
Prancis Larang Pejabat Israel Hadiri Pameran Senjata, Zionis Murka
Polisi Tetapkan ART...
Polisi Tetapkan ART Angel Lelga sebagai Tersangka Kasus Dugaan Pencurian, Langsung Ditahan
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Tragis, Ibu Hamil 9...
Tragis, Ibu Hamil 9 Bulan dan 4 Anaknya Tewas akibat Kebakaran Apartemen
Rekomendasi
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Kemenkop dan Rumah Energi...
Kemenkop dan Rumah Energi Dorong Koperasi Jadi Motor Transisi Energi
1 Lagi Calon Manajer...
1 Lagi Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal Dunia saat Latsarmil, Total 3 Orang
Berita Terkini
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved