Ada Apa di Atas Puing Gaza? 57.000 Anak Yatim Piatu dan Tingkat Kemiskinan Luar Biasa
Selasa, 21 Oktober 2025 - 17:15 WIB
loading...
A
A
A
Infrastruktur kesejahteraan anak juga telah hancur, dengan beberapa panti dan pusat perawatan — termasuk Lembaga Rehabilitasi Al-Rabi, Pusat Perlindungan Anak, Lembaga Al-Amal untuk Anak Yatim, dan Desa Anak-Anak SOS di Rafah — hancur atau rusak akibat pemboman Israel.
Perempuan di Gaza juga menanggung beban perang, kehilangan suami, anak, rumah, dan menghadapi pengungsian berulang kali dalam kondisi yang keras.
Mereka tinggal di tenda-tenda yang minim privasi, mengalami tekanan ekonomi yang berat, dan kekurangan layanan kesehatan esensial.
Al-Bitar yakin situasi ini telah menyebabkan meningkatnya kekerasan dalam rumah tangga terhadap perempuan.
Permasalahan ini diperparah dengan penghancuran satu-satunya rumah aman di Jalur Gaza yang didedikasikan untuk perlindungan perempuan, Pusat Beit Al-Aman.
Kementerian sedang berupaya mengamankan pusat pengganti, dan Al-Bitar mendesak organisasi internasional untuk turun tangan dan membangun kembali fasilitas tersebut secepat mungkin.
Meskipun fasilitasnya hancur dan kehilangan staf, Kementerian Pembangunan Sosial tetap melanjutkan pekerjaannya, dengan fokus pada penyaluran bantuan, perlindungan perempuan dan anak, serta pembangunan tempat penampungan, semuanya dalam satu sistem digital nasional terpadu untuk mendukung ketahanan rakyat Palestina di Gaza.
Baca juga: 3 Fakta Israel Langgar Gencatan Senjata, dari Serangan Udara hingga Kuasai 50 Persen Wilayah Gaza
Perempuan Memikul Beban Terberat
Perempuan di Gaza juga menanggung beban perang, kehilangan suami, anak, rumah, dan menghadapi pengungsian berulang kali dalam kondisi yang keras.
Mereka tinggal di tenda-tenda yang minim privasi, mengalami tekanan ekonomi yang berat, dan kekurangan layanan kesehatan esensial.
Al-Bitar yakin situasi ini telah menyebabkan meningkatnya kekerasan dalam rumah tangga terhadap perempuan.
Permasalahan ini diperparah dengan penghancuran satu-satunya rumah aman di Jalur Gaza yang didedikasikan untuk perlindungan perempuan, Pusat Beit Al-Aman.
Kementerian sedang berupaya mengamankan pusat pengganti, dan Al-Bitar mendesak organisasi internasional untuk turun tangan dan membangun kembali fasilitas tersebut secepat mungkin.
Meskipun fasilitasnya hancur dan kehilangan staf, Kementerian Pembangunan Sosial tetap melanjutkan pekerjaannya, dengan fokus pada penyaluran bantuan, perlindungan perempuan dan anak, serta pembangunan tempat penampungan, semuanya dalam satu sistem digital nasional terpadu untuk mendukung ketahanan rakyat Palestina di Gaza.
Baca juga: 3 Fakta Israel Langgar Gencatan Senjata, dari Serangan Udara hingga Kuasai 50 Persen Wilayah Gaza
(sya)
Lihat Juga :