Perampokan 4 Menit, Bagaimana Perhiasan Tak Ternilai Harganya Dicuri di Museum Louvre?

Selasa, 21 Oktober 2025 - 15:15 WIB
loading...
A A A
Pihak berwenang juga berencana untuk mewawancarai staf yang bekerja saat museum dibuka pada hari Minggu, kata mereka.

Kementerian Dalam Negeri mengatakan sedang menyusun daftar rinci barang-barang curian, tetapi menambahkan bahwa "di luar nilai pasarnya, barang-barang ini memiliki warisan dan nilai sejarah yang tak ternilai".

Dati, Menteri Kebudayaan, menduga para pencuri adalah "para profesional".

"Kejahatan terorganisir saat ini menyasar benda-benda seni, dan museum tentu saja telah menjadi sasaran," katanya.

6. Bukan Aksi Pencurian Pertama

Pencurian paling terkenal di Louvre terjadi pada tahun 1911, ketika potret Mona Lisa menghilang dari bingkainya. Lukisan itu ditemukan kembali dua tahun kemudian, tetapi beberapa dekade kemudian, pada tahun 1956, seorang pengunjung melemparkan batu ke lukisan yang terkenal di dunia itu – catnya terkelupas di dekat siku kiri subjek dan menyebabkan potret tersebut dipindahkan ke balik kaca antipeluru.

Dalam beberapa tahun terakhir, museum ini telah berjuang dengan meningkatnya jumlah pengunjung, yang mencapai 8,7 juta pada tahun 2024, dan membuat staf frustrasi karena merasa kewalahan.

Pada bulan Juni, museum menunda pembukaannya karena aksi mogok staf akibat kekurangan staf yang kronis.

Seorang sumber dari serikat pekerja, yang meminta untuk tetap anonim, mengatakan kepada AFP bahwa sekitar 200 posisi telah dipotong di museum selama 15 tahun terakhir, dari total tenaga kerja yang hampir 2.000 orang.

Fakta bahwa pencurian pada hari Minggu itu terjadi di siang bolong memicu gelombang kekhawatiran dari warga dan politisi Prancis.

"Sungguh tidak dapat dipercaya bahwa museum setenar ini bisa memiliki celah keamanan yang begitu kentara," ujar Magali Cunel, seorang guru bahasa Prancis dari dekat Lyon, kepada kantor berita Associated Press.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
Prancis Larang Pejabat...
Prancis Larang Pejabat Israel Hadiri Pameran Senjata, Zionis Murka
Kapal Tanker Rusia Dibajak...
Kapal Tanker Rusia Dibajak Prancis, Ini Respons Keras dari Kremlin
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Ini 11 Museum dan 9 Kolam Renang yang Digratiskan selama 3 Hari
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
AS Janji Ubah Hubungan...
AS Janji Ubah Hubungan dengan Iran secara Drastis, jika...
Rekomendasi
Raja Charles III Dikabarkan...
Raja Charles III Dikabarkan Akan Bertemu Archie dan Lilibet, Isyarat Damai Keluarga Kerajaan?
Doa Anak Yatim Diyakini...
Doa Anak Yatim Diyakini Mustajab, Benarkah?
Rosan Roeslani: Dukungan...
Rosan Roeslani: Dukungan Prabowo Jadi Kunci Lahirnya Juara Dunia
Berita Terkini
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Profil Abelardo De La...
Profil Abelardo De La Espriella, Pengacara Berjam Tangan Mewah yang Jadi Presiden Baru Kolombia
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved