Bos Telegram Pavel Durov Ingin Beli Permata Mahkota Prancis yang Dirampok dari Louvre
Selasa, 21 Oktober 2025 - 09:19 WIB
loading...
A
A
A
"Ini merupakan tanda menyedihkan lainnya dari kemunduran negara yang dulunya hebat, di mana pemerintah telah menyempurnakan seni mengalihkan perhatian orang dengan ancaman palsu, alih-alih menghadapi ancaman nyata," lanjut Durov.
Perampokan di museum Louvre Paris telah memicu kecaman keras dari para politisi Prancis. Menurut mereka, kejadian itu merupakan penghinaan berat tak tertahankan bagi Prancis.
Hingga sekarang belum ada penangkapan yang dilakukan polisi Prancis terhadap empat perampok tersebut.
Durov sebelumnya menuduh pemerintah Prancis mencoba memaksanya untuk menerapkan sensor politik pada Telegram.
Tahun lalu, dia sempat ditahan di bandara Paris atas tuduhan gagal menghapus konten ilegal dari platformnya dan dibebaskan dengan jaminan.
Perampokan di museum Louvre Paris telah memicu kecaman keras dari para politisi Prancis. Menurut mereka, kejadian itu merupakan penghinaan berat tak tertahankan bagi Prancis.
Hingga sekarang belum ada penangkapan yang dilakukan polisi Prancis terhadap empat perampok tersebut.
Durov sebelumnya menuduh pemerintah Prancis mencoba memaksanya untuk menerapkan sensor politik pada Telegram.
Tahun lalu, dia sempat ditahan di bandara Paris atas tuduhan gagal menghapus konten ilegal dari platformnya dan dibebaskan dengan jaminan.
(mas)
Lihat Juga :