9 Negara Selain India yang Merayakan Diwali
Senin, 20 Oktober 2025 - 20:30 WIB
loading...
A
A
A
Bagi banyak orang, ini juga menandai dimulainya Tahun Baru Hindu. Lampu-lampu terang di seluruh negeri mencerminkan bagaimana tradisi India telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari di Guyana.
Saatnya untuk kembali terhubung dengan keluarga dan merayakan akar bersama. Festival ini juga mempertemukan orang-orang dari berbagai latar belakang, menunjukkan keragaman budaya negara ini.
Rumah dan jalan dipenuhi dengan diya dan lampu warna-warni, dan kue-kue dibagikan kepada semua orang. Festival ini menyatukan orang-orang dan menunjukkan persatuan dalam keberagaman.
Little India menjadi pusat perayaan, dihiasi lampu dan dekorasi warna-warni. Festival ini menunjukkan bagaimana tradisi India terus bersinar dalam masyarakat multikultural Singapura.
6. Trinidad dan Tobago
Diwali datang ke Trinidad dan Tobago bersama para pekerja India pada tahun 1800-an dan sekarang menjadi salah satu festival budaya terbesar di sana. Keluarga-keluarga mendekorasi rumah mereka, menyalakan lampu, dan merayakannya dengan makanan, musik, dan pertemuan.Saatnya untuk kembali terhubung dengan keluarga dan merayakan akar bersama. Festival ini juga mempertemukan orang-orang dari berbagai latar belakang, menunjukkan keragaman budaya negara ini.
7. Suriname
Di Suriname, Diwali dirayakan dengan penuh bakti dan cinta. Keluarga menyalakan diya, berdoa, dan berbagi makanan dengan tetangga dan teman. Banyak kantor dan kelompok masyarakat mengadakan acara dan kegiatan amal, menyebarkan kebahagiaan dan kebaikan di luar rumah.8. Malaysia
Di Malaysia, Diwali—disebut Deepavali—adalah hari libur umum di sebagian besar negara bagian. Hari itu dimulai dengan mandi minyak dan doa, diikuti dengan kunjungan ke kuil dan pertemuan keluarga.Rumah dan jalan dipenuhi dengan diya dan lampu warna-warni, dan kue-kue dibagikan kepada semua orang. Festival ini menyatukan orang-orang dan menunjukkan persatuan dalam keberagaman.
9. Singapura
Di Singapura, Diwali telah menjadi hari libur umum sejak tahun 1929. Keluarga menyalakan diya, mengunjungi kuil, dan merayakannya dengan doa dan makanan meriah.Little India menjadi pusat perayaan, dihiasi lampu dan dekorasi warna-warni. Festival ini menunjukkan bagaimana tradisi India terus bersinar dalam masyarakat multikultural Singapura.
(ahm)
Lihat Juga :