Profil SAHUC, Lembaga Penyelenggara Haji Afrika Selatan yang Diterpa Isu Korupsi

Senin, 20 Oktober 2025 - 12:54 WIB
loading...
Profil SAHUC, Lembaga...
SAHUC, lembaga penyelenggara haji dan umrah Afrika Selatan sedang diterpa isu korupsi. Foto/Islamic Relief South Africa
A A A
JAKARTA - South African Hajj and Umrah Council (SAHUC) atau Dewan Haji dan Umrah Afrika Selatan merupakan lembaga penyelenggara haji dan umrah di negara tersebut. Lembaga ini sedang diterpa isu dugaan korupsi, namun mereka dengan cepat menepis dugaan tersebut.

Mengutip laporan The Citizen, paket haji untuk jemaah Afrika Selatan bisa mulai dari R47.599 (lebih dari Rp45 juta) hingga R175.000 (lebih dari Rp167 juta).

Loporan media lokal lainnya menyebut rata-rata paket haji saat ini sekitar R90.000 (Rp86 juta) hingga R140.000 (Rp133,9 juta) per orang.

Baca Juga: Pendeta Ini Masuk Islam dan Diikuti 100.000 Pengikutnya, Kini Naik Haji atas Undangan Raja Salman

Isu dugaan korupsi terhadap SAHUC diembuskan aktivis sosial Yusuf Abramjee, mengutip dari Komisi Hak Budaya, Agama, dan Bahasa (CRL).

Dalam sebuah unggahan di akun media sosialnya, Abramjee mengatakan CRL akan membentuk komite Pasal Tujuh untuk menyelidiki dugaan korupsi dan pelanggaran terhadap SAHUC sebagaimana dirujuk oleh Parlemen.

"Setelah investigasi selesai, komisi akan menyerahkan laporan yang menguraikan temuan dan rekomendasinya kepada Parlemen," tulis dia di X.

"Inisiatif ini penting untuk memastikan transparansi, akuntabilitas, dan melindungi hak-hak semua komunitas yang terlibat," lanjut dia.

"Pada akhirnya, hasil dari proses ini akan membantu melindungi hak dan kepentingan jemaah haji Afrika Selatan yang berpartisipasi dalam operasi haji. Komisi mendorong anggota komunitas Muslim untuk mengirimkan pernyataan singkat atau bukti terkait tantangan yang mereka hadapi," imbuh dia.

Profil SAHUC


SAHUC dikenal sebagai organisasi non-profit yang selama beberapa tahun terakhir menempati posisi sentral dalam koordinasi keberangkatan jemaah haji dan umrah asal Afrika Selatan ke Tanah Suci di Arab Saudi.

Peran yang dipegangnya meliputi akreditasi agen travel, koordinasi kuota, dan komunikasi antara jemaah, biro perjalanan lokal, serta otoritas Arab Saudi. Namun posisi sentral ini kini menjadi sumber kontroversi, karena sejumlah pihak menganggap SAHUC bertindak melebihi mandatnya.

Dua narasi besar bersaing di pemberitaan media-media Afrika Selatan: tuduhan bahwa SAHUC mencoba memonopoli proses haji dan tuduhan penyalahgunaan/ketidaktransparanan dana—versus bantahan SAHUC yang menyatakan bahwa tuduhan itu keliru atau menyesatkan.

Beberapa organisasi, termasuk Sunni Jamiatul Ulama (SJU) yang disebut sebagai salah satu anggota pendiri menuduh keputusan SAHUC untuk mengambil alih peran akreditasi dan koordinasi tanpa konsultasi memecah konsensus internal dan melanggar konstitusi organisasi. Protes publik dan demonstrasi sempat terjadi di beberapa kota.

SAHUC juga diterpa tuduhan skandal keuangan dan permintaan pengembalian dana. Partai oposisi, Democratic Alliance (DA), dan sejumlah pengamat menuntut audit independen terhadap keuangan SAHUC. DA secara terbuka meminta penyelidikan atas dugaan “self-enrichment” dan menuntut agar SAHUC mengembalikan dana jamaah jika perannya menjadi tidak relevan akibat perubahan sistem pendaftaran haji.

SAHUC menolak tuduhan penyalahgunaan dana dan menyebut klaim tersebut palsu, menyesatkan, dan merusak reputasi. Pihaknya juga menyatakan komitmen terhadap perlindungan jemaah.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Aktor Breaking Bad Giancarlo...
Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito Masuk Islam saat Syuting di Arab Saudi
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
Penerbitan Panda Bond...
Penerbitan Panda Bond Mundur ke Akhir Juli, Purbaya Incar Likuiditas Jumbo
Gelombang Panas Dahsyat...
Gelombang Panas Dahsyat Landa Eropa, Picu Lebih dari 200 Kematian di Spanyol dan Prancis
Venezuela Luluh Lantak...
Venezuela Luluh Lantak Diguncang 2 Gempa Dahsyat, Ini Pemicunya?
Rekomendasi
Ajukan Kasasi, Kuasa...
Ajukan Kasasi, Kuasa Hukum Harap MA Vonis Bebas Kerry Anak Riza Chalid
Amalan Jumat: Raih Cahaya...
Amalan Jumat: Raih Cahaya dengan Membaca Surat Al-Kahfi
Pasar Potensial Industri...
Pasar Potensial Industri Pembiayaan, Chailease Finance Dukung Pertumbuhan UKM Bandung
Berita Terkini
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved