Saat Israel Serang Qatar, Para Penasihat Trump Merasa Dikhianati Zionis

Senin, 20 Oktober 2025 - 02:20 WIB
loading...
Saat Israel Serang Qatar,...
Serangan Israel ke Qatar dianggap sebagai bentuk pengkhianatan Zionis ke AS. Foto/X
A A A
WASHINGTON - Para negosiator senior Presiden AS Donald Trump dalam perundingan damai Gaza mengatakan mereka merasa "dikhianati". Kenapa? Itu terjadi setelah Israel melancarkan serangan udara terhadap Qatar sementara upaya mediasi yang dipimpin Washington sedang berlangsung.

Jared Kushner, menantu Trump, dan Steve Witkoff, utusan khusus AS untuk Timur Tengah, adalah anggota kunci dari "konsorsium pembuat kesepakatan" presiden yang berupaya menyelesaikan rencana gencatan senjata dan pertukaran sandera.

Mereka ikut serta dalam perundingan di Mesir pada awal Oktober, beberapa minggu setelah Israel menyerang Doha, menewaskan beberapa orang dan hampir menggagalkan prosesnya.

Dalam wawancara dengan CBS yang ditayangkan pada hari Jumat, Witkoff mengatakan ia mengetahui tentang serangan itu keesokan paginya.

“Saya rasa baik Jared maupun saya merasa, saya hanya merasa kami merasa sedikit dikhianati,” ujarnya kepada pembawa acara.

“Itu memiliki efek yang meluas karena Qatar sangat penting dalam negosiasi, begitu pula Mesir dan Turki. Kami telah kehilangan kepercayaan dari Qatar. Maka Hamas pun bergerak di bawah tanah, dan sangat, sangat sulit untuk menjangkau mereka.”

Qatar, sekutu AS dan mediator lama dalam gencatan senjata Gaza, menuduh Israel melakukan “terorisme negara” setelah serangan itu.

Trump, yang menyatakan solidaritasnya dengan Doha, kemudian mengklarifikasi bahwa serangan itu sepenuhnya diperintahkan oleh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, dan Gedung Putih terlambat mengetahui hal itu untuk campur tangan.

Baca Juga: Hanya Butuh Waktu 4 Menit, Perhiasan Tak Ternilai Harganya Dicuri di Museum Louvre Prancis

Ditanya tentang reaksi Trump, Kushner mengatakan presiden merasa Israel "sedikit di luar kendali atas apa yang mereka lakukan."

"Sudah waktunya untuk bersikap tegas dan menghentikan mereka melakukan hal-hal yang menurutnya tidak sesuai dengan kepentingan jangka panjang mereka," tambahnya.

Serangan di permukiman Doha, yang ditujukan kepada para pejabat senior Hamas yang menghadiri negosiasi, menewaskan enam orang, termasuk seorang perwira keamanan Qatar, tetapi gagal melenyapkan delegasi negosiasi atau pimpinan senior kelompok tersebut. Netanyahu kemudian meminta maaf kepada Qatar, menyatakan "penyesalan yang mendalam" atas kematian yang tidak disengaja tersebut.

Perjanjian gencatan senjata – yang ditandatangani di Sharm el-Sheikh oleh Trump dan para mediator dari Mesir, Qatar, dan Turki – menyerukan Israel untuk menarik diri dari sebagian wilayah Gaza dan membebaskan 20 sandera Israel dengan imbalan 2.000 tahanan Palestina.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Toyota dan Nissan Sebut...
Toyota dan Nissan Sebut Mobil yang Diproduksi di AS Berkualitas Lebih Rendah dari Jepang
Gelombang Panas Dahsyat...
Gelombang Panas Dahsyat Landa Eropa, Picu Lebih dari 200 Kematian di Spanyol dan Prancis
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Hentikan Serangan, Berunding di Qatar 30 Juni
Rekomendasi
Indonesia Buka Peluang...
Indonesia Buka Peluang Ekspor 10.000 Ton Beras ke Singapura
Logo HUT ke-81 RI Resmi...
Logo HUT ke-81 RI Resmi Diluncurkan, Karya Fajar Novario Asal Padang Terpilih
Manfaat MBG Dirasakan...
Manfaat MBG Dirasakan Petani dan Pedagang di Pedesaan dan Daerah 3T
Berita Terkini
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
1.300 Orang Tewas Akibat...
1.300 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas di Eropa
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved