AS dan Ukraina Tuding China Beri Citra Satelit untuk Bantu Serangan Rusia

Minggu, 19 Oktober 2025 - 12:42 WIB
loading...
AS dan Ukraina Tuding...
Amerika Serikat dan Ukraina tuding China memberi citra satelit untuk bantu serangan Rusia. Foto/The Moscow Times
A A A
JAKARTA - Ukraina menuduh China meningkatkan dukungannya terhadap invasi Rusia dalam skema yang belum pernah terjadi sebelumnya, menurut laporan terbaru Foundation for Defense of Democracies (FDD).

Pada 4 Oktober, seorang pejabat Dinas Intelijen Luar Negeri Ukraina mengatakan kepada kantor berita Ukrinform bahwa satelit pengintai milik China telah membantu Rusia dalam melakukan serangan terhadap Ukraina.

Tuduhan ini memperkuat klaim serupa yang sebelumnya disampaikan Amerika Serikat (AS) dan Ukraina sejak awal perang, menyoroti salah satu bentuk dukungan Beijing terhadap invasi Moskow yang melanggar hukum internasional.

Baca Juga: Tentara China Ikut Perang Sokong Rusia Melawan Ukraina, AS Cemas

Tuduhan Ukraina dan Amerika Serikat


“Ada bukti tingkat kerja sama yang tinggi antara Rusia dan China dalam melakukan pengintaian satelit terhadap wilayah Ukraina untuk mengidentifikasi dan memetakan target strategis yang akan dihancurkan,” ujar pejabat intelijen Ukraina, Oleh Aleksandrov, dalam keterangan di situs FDD, Minggu (19/10/2025).

Dia menambahkan bahwa beberapa target yang diserang Rusia dalam beberapa bulan terakhir “merupakan milik investor asing", mengacu pada pabrik elektronik milik perusahaan Amerika di Ukraina barat yang dihantam rudal Rusia pada Agustus lalu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Hampir Setengah Warga...
Hampir Setengah Warga Israel Dukung Serangan ke Lebanon meski Harus Melawan Trump
Rekomendasi
Peserta Jumtek PMR-Relawan...
Peserta Jumtek PMR-Relawan Antusias Adu Tangkas Tandu Darurat hingga Belajar Bahasa Isyarat
Haul Akbar Ploso, Gus...
Haul Akbar Ploso, Gus Muhaimin: Jangan Hanya Menonton, Santri Harus Jadi Solusi Bangsa
Selamatkan Petani, Peran...
Selamatkan Petani, Peran DSI dalam Tata Niaga Sawit Disebut Perlu Evaluasi Ulang
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved