Viral! Kabin Air China Terbakar saat Mengudara, Para Penumpang Menjerit
Minggu, 19 Oktober 2025 - 12:13 WIB
loading...
A
A
A
Insiden kebakaran ini terjadi beberapa bulan setelah China memberlakukan larangan darurat untuk beberapa baterai portabel di pesawat. Langkah ini diambil pada bulan Juni setelah badan pengawas memperingatkan tentang meningkatnya ancaman baterai ini terhadap penerbangan.
Baterai litium, yang banyak ditemukan di ponsel, laptop, pengisi daya, dan rokok elektrik, telah ditarik jutaan unitnya dalam beberapa tahun terakhir karena bahaya kebakaran.
Badan Penerbangan Federal (FAA) Amerika Serikat menyatakan bahwa jika baterai ini rusak atau mengalami korsleting, ia dapat terbakar secara spontan, menurut laporan The New York Times.
Hingga 30 Juni tahun ini, FAA telah mendokumentasikan 38 kasus di mana baterai litium menyebabkan asap, kebakaran, atau panas berlebih di pesawat penumpang atau kargo.
Tahun lalu, 89 kasus serupa dilaporkan. Tahun ini, pemerintah Amerika Serikat dan maskapai penerbangan telah memperketat peraturan terkait baterai ini, membatasi tempat penempatannya di pesawat.
Baterai litium, yang banyak ditemukan di ponsel, laptop, pengisi daya, dan rokok elektrik, telah ditarik jutaan unitnya dalam beberapa tahun terakhir karena bahaya kebakaran.
Badan Penerbangan Federal (FAA) Amerika Serikat menyatakan bahwa jika baterai ini rusak atau mengalami korsleting, ia dapat terbakar secara spontan, menurut laporan The New York Times.
Hingga 30 Juni tahun ini, FAA telah mendokumentasikan 38 kasus di mana baterai litium menyebabkan asap, kebakaran, atau panas berlebih di pesawat penumpang atau kargo.
Tahun lalu, 89 kasus serupa dilaporkan. Tahun ini, pemerintah Amerika Serikat dan maskapai penerbangan telah memperketat peraturan terkait baterai ini, membatasi tempat penempatannya di pesawat.
(mas)
Lihat Juga :