Meski Banyak Pelanggaran yang Dilakukan Israel, Hamas Minta Implementasi Gencatan Senjata Dilanjutkan

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 14:40 WIB
loading...
Meski Banyak Pelanggaran...
Hamas desak mediator lanjutkan implementasi gencatan senjata Gaza. Foto/X
A A A
GAZA - Hamas mendesak mediator untuk melanjutkan peran mereka dalam mengawasi implementasi ketentuan-ketentuan yang tersisa dari perjanjian gencatan senjata dengan Israel. Hamas mengapresiasi upaya Mesir, Qatar, dan Turki yang membantu menengahi gencatan senjata yang dicapai awal bulan ini.

Dalam sebuah pernyataan, kelompok tersebut mengatakan bahwa mereka "menyampaikan apresiasi yang mendalam atas upaya tulus yang dilakukan oleh para mediator persaudaraan di Mesir, Qatar, dan Turki selama dua tahun terakhir untuk mencapai kesepakatan guna mengakhiri perang agresif terhadap rakyat Palestina kami."

Ditambahkan bahwa "penyelenggaraan pertemuan, penjembatani perbedaan, dan kegigihan para mediator dalam menyingkirkan hambatan" telah "akhirnya berhasil mengakhiri perang gila di Gaza."

Hamas mendesak para mediator untuk terus berupaya menindaklanjuti implementasi klausul-klausul yang tersisa dalam perjanjian, terutama yang terkait dengan pemberian bantuan kemanusiaan yang memadai, pembukaan perlintasan Rafah di kedua arah, dan dimulainya rekonstruksi mendesak rumah, rumah sakit, sekolah, dan infrastruktur publik di enklave Palestina tersebut.

Baca Juga: Ingin Tekan Konsensi Minyak, AS Serang Kapal Selam Venezuela

Gerakan tersebut menekankan perlunya "segera" menyelesaikan pembentukan komite dukungan komunitas, yang terdiri dari kelompok independen yang telah disepakati secara nasional, agar komite tersebut dapat memulai pekerjaannya dalam mengelola Jalur Gaza dan menyelesaikan penarikan pasukan Israel dari wilayah yang disepakati.

Hamas juga menyerukan upaya berkelanjutan untuk "menuntut mereka yang bertanggung jawab atas kejahatan perang dan membawa mereka ke pengadilan, serta terus melanjutkan boikot dan isolasi Israel dan para pemimpinnya di arena internasional."

Hamas membebaskan 20 sandera Israel yang masih hidup dan menyerahkan jenazah 10 tawanan lainnya dengan imbalan hampir 2.000 tahanan Palestina berdasarkan perjanjian gencatan senjata.

Kesepakatan tersebut dicapai antara Israel dan Hamas pekan lalu, berdasarkan rencana yang diajukan oleh Presiden AS Donald Trump. Tahap pertama mencakup pembebasan sandera Israel dengan imbalan tahanan Palestina. Rencana tersebut juga mencakup pembangunan kembali Gaza dan pembentukan mekanisme pemerintahan baru tanpa Hamas.

Sejak Oktober 2023, serangan Israel telah menewaskan hampir 68.000 warga Palestina di Gaza, sebagian besar perempuan dan anak-anak, dan membuat wilayah tersebut sebagian besar tidak layak huni.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
Walk Out saat Negosiasi...
Walk Out saat Negosiasi dengan AS, Iran: Kami Tak Berunding di Bawah Tekanan!
Rekomendasi
Hadis-Hadis tentang...
Hadis-Hadis tentang Hari Asyura, dari Amalan hingga Keutamaannya
Kepala BSKDN Kemendagri:...
Kepala BSKDN Kemendagri: Inovasi Kunci Pembangunan Daerah
Komnas Perempuan Klarifikasi...
Komnas Perempuan Klarifikasi Kedatangan Sarwendah, Ternyata Belum Buat Aduan Resmi
Berita Terkini
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Infografis
Cegah Gencatan Senjata,...
Cegah Gencatan Senjata, Israel Palsukan Penemuan Terowongan Hamas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved