Menteri Perang AS Ancam Rusia, Ada Apa Gerangan?
Kamis, 16 Oktober 2025 - 12:25 WIB
loading...
A
A
A
Varian rudal jelajah dengan jangkauan lebih jauh dapat menyerang target hingga 2.500 km (1.550 mil), yang berpotensi mengancam ibu kota Rusia dan kota-kota lainnya.
Baca Juga: AS Ajak Indonesia dan 4 Negara Islam Lainnya untuk Bentuk Pasukan Stabilisasi Gaza
Pasokan rudal ke Ukraina akan mewakili "tahap eskalasi baru," karena pasukan AS harus terlibat langsung dalam penggunaannya, kata Presiden Vladimir Putin awal bulan ini.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, mengatakan pada hari Rabu bahwa Vladimir Zelensky dari Ukraina ingin menggunakan rudal Tomahawk untuk melancarkan "serangan teroris baru" terhadap Rusia "yang bertujuan untuk meningkatkan konflik."
Moskow menyalahkan Kiev atas jeda dalam perundingan damai langsung Rusia-Ukraina, dengan alasan bahwa Kiev kurang tertarik pada penyelesaian, yang didorong oleh dukungan militer Barat.
Baca Juga: AS Ajak Indonesia dan 4 Negara Islam Lainnya untuk Bentuk Pasukan Stabilisasi Gaza
Pasokan rudal ke Ukraina akan mewakili "tahap eskalasi baru," karena pasukan AS harus terlibat langsung dalam penggunaannya, kata Presiden Vladimir Putin awal bulan ini.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, mengatakan pada hari Rabu bahwa Vladimir Zelensky dari Ukraina ingin menggunakan rudal Tomahawk untuk melancarkan "serangan teroris baru" terhadap Rusia "yang bertujuan untuk meningkatkan konflik."
Moskow menyalahkan Kiev atas jeda dalam perundingan damai langsung Rusia-Ukraina, dengan alasan bahwa Kiev kurang tertarik pada penyelesaian, yang didorong oleh dukungan militer Barat.
Lihat Juga :