Lavrov: UE Berusaha Tidak Ketinggalan oleh AS Dalam Menghukum Rusia

Senin, 14 September 2020 - 00:56 WIB
loading...
Lavrov: UE Berusaha...
Lavrov menyebut UE mengorbankan kepentingan geo-ekonomi dan strategisnya demi keinginan segera agar tidak ketinggalan di belakang Washington dalam upaya untuk menghukum Rusia. Foto/REUTERS
A A A
MOSKOW - Uni Eropa (UE) mengorbankan kepentingan geo-ekonomi dan strategisnya demi keinginan segera agar tidak ketinggalan di belakang Washington dalam upaya untuk menghukum Rusia. Hal itu disampaikan Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov.

Berbicara saat melakukan wawancara dengan saluran TV Rossiya-1, Lavrov menuturkan, UE terus menerus mengejar Amerika Serikat (AS) dalam upaya untuk menghukum Rusia. Namun, Lavrov menyebut, hal ini tidak terlalu berdampak, karena Moskow sudah terbiasa. ( Lihat grafis: SU-30SM2 Jadi Standar Baru Jet Tempur SU-30 Militer Rusia )

"Sayangnya, UE telah memilih jalan untuk mengorbankan kepentingan geopolitik dan strategisnya sendiri demi keinginan segera untuk tidak ketinggalan di belakang AS dalam apa yang disebut menghukum Rusia. Kami sudah terbiasa dengan ini," kata Lavrov.

Menurut Lavrov dalam wawancara tersebut, seperti dilansir Tass pada Senin (14/9/2020), dengan latar belakang ini perlu dibangun hubungan Rusia dengan UE dengan menggunakan jaring pengaman. ( Baca juga: Model Rusia Tewas di Dekat Pangkalan NATO, Diduga Spionase Tak Mulus )

"Sekarang kami memahami bahwa kami tentunya harus membangun semua rencana masa depan kami (maksud saya peluang untuk kembali ke kemitraan format penuh dengan UE) dengan menggunakan jaring pengaman," tegas Lavrov.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
Toyota dan Nissan Sebut...
Toyota dan Nissan Sebut Mobil yang Diproduksi di AS Berkualitas Lebih Rendah dari Jepang
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Mencapai 920 Orang, Pencarian Korban Masih Berlangsung
Tragis! 5 Orang Sekeluarga...
Tragis! 5 Orang Sekeluarga Tewas Disambar Petir
Rekomendasi
Sinopsis Tobat Jatuh...
Sinopsis 'Tobat Jatuh Cinta Eps. 8 Senin: Mila Mantap Cerai, Pak Efendi Tulis Surat Wasiat
Latsarmil Manajer Kopdes...
Latsarmil Manajer Kopdes Dievaluasi, Istana: Insyaaallah, Tidak Terjadi Korban Lagi
Kisah Rizaldo Arif Akbar,...
Kisah Rizaldo Arif Akbar, dari Bisnis Digital hingga Jadi Travel Content Creator
Berita Terkini
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved