10 Fakta Avishkar Raut, Dari Simbol Antikorupsi Nepal Hingga Dianggap Penipu Dunia Kripto
Rabu, 15 Oktober 2025 - 13:06 WIB
loading...
A
A
A
4. Penjualan Token dan Dugaan Rug Pull
Kontroversi besar muncul ketika Avishkar dilaporkan menjual seluruh kepemilikan tokennya pada saat harga mencapai puncak. Ia disebut memperoleh keuntungan sekitar USD59.620 dari hasil penjualan tersebut.
Setelah aksi itu, likuiditas token ditarik dari pasar, menyebabkan harga token $Avishkar jatuh hampir ke nol.
Banyak pihak menilai tindakan ini sebagai rug pull, yaitu praktik di mana pembuat token menarik semua dana likuiditas dan meninggalkan investor dalam kerugian besar.
Peristiwa ini langsung memicu kemarahan komunitas crypto dan masyarakat Nepal.
5. Reaksi Publik dan Kejatuhan Reputasi
Setelah kabar penjualan token tersebar, publik bereaksi keras terhadap Avishkar. Orang-orang yang dulu mengaguminya karena sikap antikorupsi merasa dikhianati.
Media sosial dipenuhi komentar sinis yang menuduhnya memanfaatkan moralitas sebagai alat mencari uang cepat. Beberapa pihak mencoba membelanya dengan alasan usianya masih muda dan mungkin kurang memahami dampak tindakannya.
Namun, mayoritas masyarakat menilai bahwa tindakannya bertolak belakang dengan pesan kejujuran yang ia gaungkan. Reputasinya sebagai ikon idealisme remaja pun hancur dalam sekejap.
6. Risiko dari Platform Pump.fun
Kasus ini membuka mata publik terhadap risiko penggunaan platform seperti Pump.fun. Platform tersebut memungkinkan siapa saja menciptakan meme coin tanpa pengawasan, audit, atau jaminan keamanan dana.
Karena pencipta token memegang kendali penuh atas likuiditas, mereka bisa menarik dana kapan pun tanpa peringatan.
Kasus Avishkar menjadi contoh nyata bahwa di dunia crypto, bahkan proyek yang tampak idealistis pun bisa berubah menjadi jebakan spekulatif berisiko tinggi bagi investor awam.
7. Benturan antara Idealisme dan Keuntungan
Peristiwa ini memperlihatkan kontras antara idealisme dan motif ekonomi. Avishkar yang awalnya mengaku berjuang melawan korupsi justru bertindak seperti pihak yang ia kritik — mengambil keuntungan besar dengan mengorbankan kepercayaan publik.
Lihat Juga :