Israel Buka Lagi Penyeberangan Rafah Sesuai Rencana, Turki Kirim Bantuan Lewat Kapal
Rabu, 15 Oktober 2025 - 12:07 WIB
loading...
Pemandangan udara kapal Turki ‘The Goodness’ saat berlayar dari Pelabuhan Internasional Mersin menuju Pelabuhan El Arish di Mesir pada hari Selasa (15/10/2025). Foto/Mustafa Unal Uysal/Anadolu
A
A
A
TEL AVIV - Siaran publik Israel, Kan, melaporkan pemerintah Israel telah memutuskan membuka kembali penyeberangan Rafah hari ini. Langkah ini sesuai rencana awal dalam perjanjian gencatan senjata pekan lalu.
Sebelumnya, Al Jazeera melaporkan Israel mengancam akan menunda pembukaan kembali jalur bantuan vital tersebut.
Namun, menurut Kan, keputusan tersebut dibatalkan setelah Hamas mengembalikan jenazah empat tawanan lagi pada Selasa malam dan mengatakan akan mengembalikan lebih banyak jenazah lagi hari ini.
Sementara itu, satu kapal bantuan bernama "The Goodness" telah berangkat dari pelabuhan Mersin di Turki, membawa 900 ton makanan dan susu formula bayi untuk warga Gaza, menurut kantor berita Anadolu.
Pengiriman bantuan kemanusiaan ini, yang diselenggarakan oleh Otoritas Manajemen Bencana dan Darurat Turki (AFAD) yang berkoordinasi dengan 17 LSM dan Bulan Sabit Merah Mesir, terjadi di saat pemerintah Turki telah menjadi pendukung utama perjanjian gencatan senjata Gaza, termasuk sebagai mediator.
Turki juga memiliki sejarah mendukung Armada Kebebasan Gaza, termasuk Mavi Marmara, yang diserang pasukan komando Israel pada tahun 2010, yang mengakibatkan tewasnya 10 warga negara Turki.
Tidak seperti misi armada kebebasan yang telah berupaya menembus pengepungan Israel dengan berlayar langsung ke Gaza, The Goodness akan mengirimkan bantuan ke Jalur Gaza melalui pelabuhan El Arish di Mesir.
Baca juga: Israel Pangkas Bantuan ke Gaza, Trump Ancam Pelucutan Senjata Hamas dengan Kekerasan
Sebelumnya, Al Jazeera melaporkan Israel mengancam akan menunda pembukaan kembali jalur bantuan vital tersebut.
Namun, menurut Kan, keputusan tersebut dibatalkan setelah Hamas mengembalikan jenazah empat tawanan lagi pada Selasa malam dan mengatakan akan mengembalikan lebih banyak jenazah lagi hari ini.
Sementara itu, satu kapal bantuan bernama "The Goodness" telah berangkat dari pelabuhan Mersin di Turki, membawa 900 ton makanan dan susu formula bayi untuk warga Gaza, menurut kantor berita Anadolu.
Pengiriman bantuan kemanusiaan ini, yang diselenggarakan oleh Otoritas Manajemen Bencana dan Darurat Turki (AFAD) yang berkoordinasi dengan 17 LSM dan Bulan Sabit Merah Mesir, terjadi di saat pemerintah Turki telah menjadi pendukung utama perjanjian gencatan senjata Gaza, termasuk sebagai mediator.
Turki juga memiliki sejarah mendukung Armada Kebebasan Gaza, termasuk Mavi Marmara, yang diserang pasukan komando Israel pada tahun 2010, yang mengakibatkan tewasnya 10 warga negara Turki.
Tidak seperti misi armada kebebasan yang telah berupaya menembus pengepungan Israel dengan berlayar langsung ke Gaza, The Goodness akan mengirimkan bantuan ke Jalur Gaza melalui pelabuhan El Arish di Mesir.
Baca juga: Israel Pangkas Bantuan ke Gaza, Trump Ancam Pelucutan Senjata Hamas dengan Kekerasan
(sya)
Lihat Juga :