Palang Merah Terima 45 Jenazah Tahanan Palestina dari Israel
Rabu, 15 Oktober 2025 - 00:01 WIB
loading...
Kendaraan Palang Merah berada di Jalur Gaza setelah gencatan senjata berlaku. Foto/anadolu
A
A
A
TEL AVIV - Sumber medis memberi tahu Al Jazeera bahwa Palang Merah telah menerima jenazah 45 warga Palestina dari Israel. Jenazah-jenazah tersebut sedang diperiksa untuk mengetahui penyebab kematiannya.
Sekitar 2.000 tahanan yang masih hidup dibebaskan pada hari Senin (13/10/2025) dari penjara-penjara Israel yang terkenal kejam sebagai bagian dari kesepakatan gencatan senjata yang ditengahi oleh Amerika Serikat (AS), Mesir, Turki, dan Qatar.
Sementara itu, sumber medis di Gaza selatan memberi tahu Al Jazeera bahwa serangan pesawat tak berawak Israel di Khan Younis telah mengakibatkan korban jiwa.
Sebanyak sembilan orang telah tewas di seluruh Gaza sejak fajar, termasuk enam orang di Kota Gaza.
Francesca Albanese, pelapor khusus PBB untuk wilayah Palestina yang diduduki, mengecam pembunuhan berkelanjutan yang dilakukan Israel terhadap warga Palestina setelah perjanjian gencatan senjata.
"Sekali lagi: Gencatan senjata menurut Israel = 'kamu berhenti, aku tembak.' Menyebutnya 'damai' adalah penghinaan sekaligus pengalihan perhatian," tulis Albanese di X.
Dia menyerukan, "Keadilan, sanksi, divestasi, (dan) boikot hingga pendudukan, apartheid, dan genosida berakhir dan setiap kejahatan dipertanggungjawabkan."
Sebelumnya, Al Jazeera melaporkan lima warga Palestina tewas oleh pasukan Israel di lingkungan Shujayea, Kota Gaza.
Dalam pernyataan, militer Israel juga mengonfirmasi telah membunuh orang-orang yang diklaimnya mendekati tentaranya di Gaza tengah.
Baca juga: Teks Lengkap Pernyataan Bersama Mesir-Qatar-Turki-AS tentang Perdamaian Gaza
Sekitar 2.000 tahanan yang masih hidup dibebaskan pada hari Senin (13/10/2025) dari penjara-penjara Israel yang terkenal kejam sebagai bagian dari kesepakatan gencatan senjata yang ditengahi oleh Amerika Serikat (AS), Mesir, Turki, dan Qatar.
Sementara itu, sumber medis di Gaza selatan memberi tahu Al Jazeera bahwa serangan pesawat tak berawak Israel di Khan Younis telah mengakibatkan korban jiwa.
Sebanyak sembilan orang telah tewas di seluruh Gaza sejak fajar, termasuk enam orang di Kota Gaza.
Francesca Albanese, pelapor khusus PBB untuk wilayah Palestina yang diduduki, mengecam pembunuhan berkelanjutan yang dilakukan Israel terhadap warga Palestina setelah perjanjian gencatan senjata.
"Sekali lagi: Gencatan senjata menurut Israel = 'kamu berhenti, aku tembak.' Menyebutnya 'damai' adalah penghinaan sekaligus pengalihan perhatian," tulis Albanese di X.
Dia menyerukan, "Keadilan, sanksi, divestasi, (dan) boikot hingga pendudukan, apartheid, dan genosida berakhir dan setiap kejahatan dipertanggungjawabkan."
Sebelumnya, Al Jazeera melaporkan lima warga Palestina tewas oleh pasukan Israel di lingkungan Shujayea, Kota Gaza.
Dalam pernyataan, militer Israel juga mengonfirmasi telah membunuh orang-orang yang diklaimnya mendekati tentaranya di Gaza tengah.
Baca juga: Teks Lengkap Pernyataan Bersama Mesir-Qatar-Turki-AS tentang Perdamaian Gaza
(sya)
Lihat Juga :