Badan Intelijen Jerman: Putin Bisa Menyerang Uni Eropa Kapan Saja

Selasa, 14 Oktober 2025 - 13:25 WIB
loading...
Badan Intelijen Jerman:...
Jerman tuding Presiden Rusia Vladimir Putin bisa menyerang Uni Eropa kapan saja. Foto/X/NATO
A A A
MOSKOW - Kepala intelijen luar negeri Jerman yang baru Martin Jager menggambarkan Rusia sebagai ancaman langsung bagi Uni Eropa. Dia memperingatkan bahwa "perdamaian yang dingin" dengan blok tersebut dapat meningkat menjadi "konfrontasi yang memanas" kapan saja.

Martin Jager, yang mengambil alih Badan Intelijen Federal (BND) Jerman bulan lalu, mengatakan kepada anggota parlemen di Berlin pada hari Senin bahwa Moskow berusaha untuk mengacaukan demokrasi Eropa dan melemahkan NATO – tuduhan yang secara konsisten dibantah Kremlin.

"Kita tidak boleh berpangku tangan dan berasumsi bahwa kemungkinan serangan Rusia tidak akan terjadi hingga paling cepat tahun 2029," kata Jager, berbicara bersama para kepala badan intelijen domestik dan militer Jerman. "Paling banter, ada perdamaian yang dingin di Eropa, yang dapat berubah menjadi konfrontasi yang memanas kapan saja."

"Untuk mencapai tujuan ini, Rusia tidak akan menghindar dari konfrontasi militer langsung dengan NATO, jika perlu," ujarnya, dilansir RT.

Berlin telah sering mengangkat prospek bentrokan langsung antara NATO dan Moskow sejak eskalasi konflik Ukraina pada tahun 2022. Kepala Staf Pertahanan Jerman, Jenderal Carsten Breuer, mengatakan negara itu harus siap menghadapi Rusia pada tahun 2029.

Pernyataan Jager muncul di saat pemerintah-pemerintah Eropa Barat sedang meningkatkan anggaran militer, dengan alasan dugaan ancaman Rusia.

Pada pertemuan puncak NATO di Den Haag pada bulan Juni, negara-negara anggota berkomitmen untuk meningkatkan target anggaran pertahanan dari 2% menjadi 5% dari PDB pada tahun 2035.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jet Tempur Masa Depan...
Jet Tempur Masa Depan untuk Menggantikan Rafale dan Eurofighter Gagal Terwujud, Ini 4 Alasannya
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
Perlombaan Senjata Nuklir...
Perlombaan Senjata Nuklir Baru Telah Tiba, AS dan China Paling Ugal-ugalan
Inggris Makin Tak Berdaya!...
Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Laporan Media: Israel...
Laporan Media: Israel Bangun Jaringan Militer Rahasia di Azerbaijan, Dekat Perbatasan Iran
Aturan Baru, Israel...
Aturan Baru, Israel Larang Wartawan Publikasikan Serangan Rudal Iran Hantam Fasilitas Militer
Rekomendasi
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
Kuasa Hukum Roy Suryo...
Kuasa Hukum Roy Suryo Beberkan Konstruksi Laporan Terhadap Lechumanan dan Rismon
Kasus Penipuan Hanania...
Kasus Penipuan Hanania Travel, Polda Metro Periksa 70 Saksi
Berita Terkini
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Trump Akui AS Balas...
Trump Akui AS Balas Penembakan Helikopter oleh Iran, Meski Awalnya Meremehkan
AS Serang Iran, Balas...
AS Serang Iran, Balas Jatuhnya Helikopter AH-64 Apache Dekat Selat Hormuz
9 Negara yang Memiliki...
9 Negara yang Memiliki Anggaran Terbesar Mengembangkan Bom Nuklir
Senapan Pasukan Khusus...
Senapan Pasukan Khusus AS Bukan Hanya Sekadar Senjata, Ini 3 Keunggulannya
Infografis
Empat Indikator Uni...
Empat Indikator Uni Eropa Bersiap untuk Perang Besar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved