Jadi Sekutu Sejati, Qatar Diizinkan Bangun Pangkalan Militer di AS
Sabtu, 11 Oktober 2025 - 15:26 WIB
loading...
A
A
A
Saat bekerja sebagai mediator untuk mengakhiri perang di Gaza, Qatar telah dua kali menjadi sasaran serangan oleh negara-negara asing. Pada bulan Juni, Iran melancarkan serangan udara di Al Udeid, yang mengenai kubah komunikasi. Teheran tidak menyerang lokasi lain di Qatar di luar pangkalan AS.
Pada bulan September, Israel menyerang sebuah lingkungan di Qatar tempat delegasi negosiasi Hamas sedang bertemu. Di antara mereka yang tewas adalah seorang anggota pasukan keamanan internal Qatar.
Perdana Menteri Qatar Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim Al Thani mengutuk serangan itu sebagai "terorisme negara". Presiden Trump juga mengkritik Israel karena melakukan serangan di wilayah Qatar.
Beberapa minggu kemudian, Trump menandatangani perintah eksekutif yang menyatakan bahwa Washington "harus mengatur setiap serangan bersenjata terhadap wilayah, kedaulatan, atau infrastruktur penting Negara Qatar dianggap sebagai ancaman terhadap perdamaian dan keamanan Amerika Serikat".
"Jika terjadi serangan semacam itu, Amerika Serikat akan mengambil semua tindakan yang sah dan tepat – termasuk diplomatik, ekonomi, dan, jika perlu, militer – untuk membela kepentingan Amerika Serikat dan Negara Qatar serta memulihkan perdamaian dan stabilitas," demikian pernyataannya.
Pada bulan September, Israel menyerang sebuah lingkungan di Qatar tempat delegasi negosiasi Hamas sedang bertemu. Di antara mereka yang tewas adalah seorang anggota pasukan keamanan internal Qatar.
Perdana Menteri Qatar Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim Al Thani mengutuk serangan itu sebagai "terorisme negara". Presiden Trump juga mengkritik Israel karena melakukan serangan di wilayah Qatar.
Beberapa minggu kemudian, Trump menandatangani perintah eksekutif yang menyatakan bahwa Washington "harus mengatur setiap serangan bersenjata terhadap wilayah, kedaulatan, atau infrastruktur penting Negara Qatar dianggap sebagai ancaman terhadap perdamaian dan keamanan Amerika Serikat".
"Jika terjadi serangan semacam itu, Amerika Serikat akan mengambil semua tindakan yang sah dan tepat – termasuk diplomatik, ekonomi, dan, jika perlu, militer – untuk membela kepentingan Amerika Serikat dan Negara Qatar serta memulihkan perdamaian dan stabilitas," demikian pernyataannya.
(ahm)
Lihat Juga :