Israel Gempur Gaza Setelah Ratifikasi Perjanjian Gencatan Senjata
Jum'at, 10 Oktober 2025 - 16:19 WIB
loading...
A
A
A
Ia menambahkan AS dan mediator lainnya telah memberikan jaminan bahwa penandatanganan perjanjian tersebut akan berarti perang "telah berakhir tanpa batas waktu."
Sementara itu, media Israel melaporkan pasukan telah mulai ditarik dari wilayah lain di Jalur Gaza dan diperkirakan akan menyelesaikan penarikan mereka dari pusat-pusat kota besar pada Sabtu pagi.
Tahap selanjutnya dari perjanjian ini dijadwalkan pada hari Senin atau Selasa - 72 jam setelah penarikan pasukan selesai - ketika 20 tawanan Israel yang masih hidup dan beberapa jenazah diperkirakan akan dibebaskan.
Sebagai imbalannya, Israel akan membebaskan sekitar 2.000 tahanan Palestina, termasuk 250 tahanan yang menjalani hukuman seumur hidup.
Namun, daftar tahanan yang akan dibebaskan belum final. Laporan pada hari Kamis menunjukkan adanya perselisihan yang masih berlangsung mengenai identitas beberapa tahanan, dengan Hamas mendorong pembebasan tokoh-tokoh penting, sementara Israel menolak.
Di antara enam nama yang dilaporkan dipersengketakan adalah Marwan Barghouti, seorang pemimpin militer Fatah yang populer; Ahmad Sa'adat, kepala Front Populer untuk Pembebasan Palestina; dan tokoh senior Hamas Hassan Salama, Abdullah Barghouti, Ibrahim Hamed, dan Abbas al-Sayed.
Sekitar 400 truk bantuan juga diperkirakan akan memasuki Gaza, meskipun sejauh ini belum ada laporan mengenai kedatangan mereka.
Kesepakatan gencatan senjata menandai fase pertama dari apa yang disebut "rencana perdamaian" AS, dengan tahapan selanjutnya yang akan dinegosiasikan di kemudian hari.
Langkah-langkah ini diperkirakan mencakup penarikan penuh pasukan Israel dari Gaza, pelucutan senjata Hamas, pengerahan pasukan internasional di wilayah tersebut, dan ketentuan lainnya.
Baik Hamas, Israel, maupun para mediator belum mengklarifikasi jadwal perundingan ini.
Sementara itu, media Israel melaporkan pasukan telah mulai ditarik dari wilayah lain di Jalur Gaza dan diperkirakan akan menyelesaikan penarikan mereka dari pusat-pusat kota besar pada Sabtu pagi.
Tahap selanjutnya dari perjanjian ini dijadwalkan pada hari Senin atau Selasa - 72 jam setelah penarikan pasukan selesai - ketika 20 tawanan Israel yang masih hidup dan beberapa jenazah diperkirakan akan dibebaskan.
Sebagai imbalannya, Israel akan membebaskan sekitar 2.000 tahanan Palestina, termasuk 250 tahanan yang menjalani hukuman seumur hidup.
Namun, daftar tahanan yang akan dibebaskan belum final. Laporan pada hari Kamis menunjukkan adanya perselisihan yang masih berlangsung mengenai identitas beberapa tahanan, dengan Hamas mendorong pembebasan tokoh-tokoh penting, sementara Israel menolak.
Di antara enam nama yang dilaporkan dipersengketakan adalah Marwan Barghouti, seorang pemimpin militer Fatah yang populer; Ahmad Sa'adat, kepala Front Populer untuk Pembebasan Palestina; dan tokoh senior Hamas Hassan Salama, Abdullah Barghouti, Ibrahim Hamed, dan Abbas al-Sayed.
Sekitar 400 truk bantuan juga diperkirakan akan memasuki Gaza, meskipun sejauh ini belum ada laporan mengenai kedatangan mereka.
Tahap Selanjutnya
Kesepakatan gencatan senjata menandai fase pertama dari apa yang disebut "rencana perdamaian" AS, dengan tahapan selanjutnya yang akan dinegosiasikan di kemudian hari.
Langkah-langkah ini diperkirakan mencakup penarikan penuh pasukan Israel dari Gaza, pelucutan senjata Hamas, pengerahan pasukan internasional di wilayah tersebut, dan ketentuan lainnya.
Baik Hamas, Israel, maupun para mediator belum mengklarifikasi jadwal perundingan ini.
Lihat Juga :