Prancis Kumpulkan Para Menlu Arab dan Eropa, Bahas Gaza Usai Perang dan Pasukan Internasional

Kamis, 09 Oktober 2025 - 19:39 WIB
loading...
Prancis Kumpulkan Para...
Asap membumbung dari lokasi serangan Israel di Jalur Gaza. Foto/anadolu
A A A
PARIS - Pertemuan di Paris yang dijadwalkan dimulai pukul 15.00 GMT hari ini akan mempertemukan para diplomat tinggi dari lima negara Arab utama yakni Mesir, Yordania, Arab Saudi, Qatar, dan Uni Emirat Arab (UEA) dengan Eropa dari Prancis, Italia, Jerman, Spanyol, dan Inggris. Turki dan Uni Eropa juga akan diwakili.

"Perjanjian ini harus menandai berakhirnya perang dan dimulainya solusi politik berdasarkan solusi dua negara," ungkap Presiden Prancis Emmanuel Macron.

"Mereka akan membahas Gaza hari setelahnya, itu adalah pernyataan Kementerian Luar Negeri Prancis yang membahas proses transisi, kemungkinan solusi politik, dan tentu saja pembangunan kembali," ungkap Natacha Butler dari Al Jazeera, melaporkan dari Paris.

Menurut Kementerian Prancis, “Pertemuan tersebut diadakan untuk membahas implementasi rencana perdamaian dan kerangka kerja untuk 'hari setelahnya' dengan merinci aspek-aspek komitmen kolektif."

Dalam pidatonya di Perserikatan Bangsa-Bangsa pada 22 September, Macron mengakui negara Palestina menyusul pengumuman serupa dari Kanada, Portugal, dan Inggris.

“Pasukan penjaga perdamaian, kerangka hukum, dan Hamas yang tidak lagi berbahaya, semuanya diperlukan di masa depan sebagai bagian dari rencana untuk Jalur Gaza dan akan dibahas bersama mitra internasional di Paris,” ungkap Menteri Luar Negeri Jerman Johann Wadephul.

“Bantuan kemanusiaan dan medis sekarang harus segera mencapai Gaza; rakyat membutuhkan prospek untuk rekonstruksi,” ujarnya di platform media sosial X.

Baca juga: Rp861 Triliun Dibutuhkan untuk Membangun Kembali Gaza yang Dihancurkan Israel
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
Menlu Iran dan Pemimpin...
Menlu Iran dan Pemimpin Hamas di Gaza Bahas Perkembangan Terkini Palestina
Istana Sangkal Kabar...
Istana Sangkal Kabar Presiden Prabowo ke Italia usai Kunjungi Prancis
Diduga Drone Laut Ukraina...
Diduga Drone Laut Ukraina Meledak di Pelabuhan Rumania
Menteri Turki Sebut...
Menteri Turki Sebut Yerusalem Akan Direbut Umat Islam, Israel Murka
Rekomendasi
Hasil Seleksi Administrasi...
Hasil Seleksi Administrasi PPG Guru Tertentu 2026 Diumumkan, Cek Akun SIMPKB!
ARMY Syok! Harga Hotel...
ARMY Syok! Harga Hotel di Busan Naik hingga 10 Kali Lipat Jelang Konser BTS
Polres Jakpus Ungkap...
Polres Jakpus Ungkap Kasus Dugaan Pemerasan Pengusaha Muda
Berita Terkini
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Infografis
Dulu Bermusuhan, Arab...
Dulu Bermusuhan, Arab Saudi dan Iran Latihan Perang Gabungan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved