Presiden Petro Marah usai AS Mengebom Kapal Kolombia: Skenario Perang Telah Terbuka!

Kamis, 09 Oktober 2025 - 10:50 WIB
loading...
A A A
"Senator Adam Schiff benar. Sekarang saya sedang dalam pertemuan dengan pemerintah-pemerintah Eropa dan saya akan mengatakan hal yang sama. Skenario perang baru telah terbuka: Karibia," tulis Petro di X, seperti dikutip dari Newsweek, Kamis (9/10/2025).

"Indikasi menunjukkan bahwa kapal terakhir yang dibom adalah milik Kolombia dengan warga negara Kolombia di dalamnya. Saya harap keluarga mereka maju dan melaporkannya. Tidak ada perang melawan penyelundupan; yang ada adalah perang demi minyak dan itu harus dihentikan oleh dunia. Agresi ini ditujukan terhadap seluruh Amerika Latin dan Karibia," paparnya.

Departemen Luar Negeri AS baru-baru ini mengumumkan akan mencabut visa Petro, dengan mengatakan bahwa dia mendesak tentara AS untuk melanggar perintah dan menghasut kekerasan saat berada di New York City.

Ketika dihubungi untuk memberikan komentar terkait pernyataan Petro, Pentagon merujuk Newsweek ke Gedung Putih.

Schiff, dalam sebuah pernyataan bulan lalu, mengatakan: “Kongres sendirilah yang memegang wewenang untuk menyatakan perang. Dan meskipun kami memiliki kepentingan yang sama dengan cabang eksekutif untuk mencegah dan menghalangi narkoba mencapai pantai kami, meledakkan kapal tanpa pembenaran hukum berisiko menyeret Amerika Serikat ke dalam perang lain dan memprovokasi permusuhan yang tidak dapat dibenarkan terhadap warga negara kami sendiri. Kongres harus diberi pengarahan lengkap tentang operasi ini dan jika pemerintah yakin ada alasan untuk mengajukan otorisasi perang—mereka harus melakukannya. Namun, penggunaan militer kami yang tidak sah dan ilegal ini harus dihentikan.”

Senator Partai Demokrat Tim Kaine, juga dalam sebuah pernyataan bulan lalu, mengatakan: "Presiden Trump tidak memiliki wewenang hukum untuk melancarkan serangan atau menggunakan kekuatan militer di Karibia atau di tempat lain di Belahan Bumi Barat. Pemerintah telah menolak memberikan informasi dasar kepada Kongres tentang berbagai serangan yang telah dilakukannya, termasuk siapa yang tewas, mengapa perlu membahayakan nyawa anggota militer, dan mengapa operasi interdiksi standar tidak dilakukan."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Trump Setuju Cairkan Aset Iran Rp426,7 Triliun yang Dibekukan AS
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Trump: AS dan Iran Teken...
Trump: AS dan Iran Teken Kesepakatan Hari Ini, Selat Hormuz Akan Dibuka untuk Semua
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Ayatollah Ali Khamenei...
Ayatollah Ali Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
Putri Bajrakitiyabha...
Putri Bajrakitiyabha Meninggal Dunia, Thailand Umumkan Masa Berkabung Nasional
Rekomendasi
Budiman Sudjatmiko Tepis...
Budiman Sudjatmiko Tepis Usir Mahasiswa dari Forum Diskusi di Semarang
CCTV Bundaran HI Dituding...
CCTV Bundaran HI Dituding Mati saat Demo Mahasiswa, Diskominfotik DKI Jakarta Buka Suara
Benarkah Muharram atau...
Benarkah Muharram atau Suro Bulan Keramat? Begini Pandangan Islam
Berita Terkini
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Perempuan Cantik Ini...
Perempuan Cantik Ini Tewas dalam Atraksi Lompat Jembatan 30 Meter karena Petugas Lupa Pasang Tali Pengaman
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved