6 Harapan pada Calon PM Baru yang Dijuluki Wanita Besi, Salah Satunya Membawa Kembali Jepang ke Puncak

Selasa, 07 Oktober 2025 - 14:44 WIB
loading...
A A A
Ia adalah seorang revisionis sejarah masa perang dan agresif terhadap China. Ia juga secara rutin mengunjungi Kuil Yasukuni, yang dianggap oleh negara-negara tetangga Jepang sebagai simbol militerisme, meskipun ia menolak untuk mengatakan apakah ia akan terus melakukannya sebagai perdana menteri.

Dalam sebuah kolom di situs webnya yang diterbitkan pada tahun 2004, Takaichi membenarkan peran Jepang dalam Perang Dunia II, dengan mengatakan bahwa Tokyo "melancarkan perang defensif."

Ia menyerukan agar pembakaran bendera Jepang dijadikan tindak pidana dengan hukuman penjara.

Sebagai menteri dalam negeri di bawah Perdana Menteri Abe saat itu, ia mengancam akan mencabut izin stasiun televisi jika tidak mengikuti arahan pemerintah.

3. Membawa Jepang Kembali ke Puncak

Seperti Abe, ia ingin memimpin Jepang "kembali ke puncak" dengan meningkatkan pertumbuhan ekonominya. Jepang, dengan 124 juta penduduknya, saat ini merupakan ekonomi terbesar keempat di dunia setelah AS, China, dan Jerman.

Takaichi tetap berpegang pada pandangan kuno tentang perempuan dan kesetaraan gender, sikap yang disukai oleh tokoh-tokoh partai yang berjenis kelamin laki-laki.

Ia mendukung suksesi khusus laki-laki dalam keluarga kekaisaran, memandang kesetaraan gaji antara laki-laki dan perempuan sebagai ancaman terhadap nilai-nilai keluarga tradisional, dan mendukung hukum perdata abad ke-19 tentang nama keluarga perempuan yang dianggap banyak orang sudah ketinggalan zaman.

Di Jepang, pasangan suami istri diwajibkan oleh hukum untuk memilih nama keluarga, dan merupakan aturan tidak tertulis bahwa perempuan harus menggunakan nama keluarga suaminya. Takaichi menentang reformasi yang akan memungkinkan pasangan untuk mempertahankan nama lama mereka setelah menikah.

4. Mendukung Kebijakan Imigrasi yang Ketat

Baru-baru ini, ia juga menyerukan kebijakan imigrasi yang lebih ketat, yang menjadi isu utama dalam persaingan di tengah kebangkitan partai anti-imigran Sanseito dalam politik Jepang.

Menggemakan peringatan Sanseito tentang orang asing, Takaichi memulai pidato kampanye resmi pertamanya dengan sebuah anekdot tentang turis yang dilaporkan menendang rusa suci di kota asalnya, Nara, tanpa memberikan bukti.

Lebih lanjut, Takaichi berjanji untuk menindak tegas pelanggaran aturan imigran, di tengah lonjakan relatif pendatang baru di Jepang yang secara tradisional homogen.

5. Bisa Menurunkan Dukungan Partai Populis

Pemimpin baru kini diharapkan dapat membalikkan penurunan popularitas LDP dengan merayu para pemilih dari partai populis sayap kanan seperti Sanseito. Di saat yang sama, Takaichi tampaknya telah membuat konsesi untuk memperkuat kekuasaannya di dalam partainya sendiri.

Bahkan sebelum pemilihannya, ia memposisikan dirinya sebagai "konservatif kanan-tengah" dalam upaya untuk memenangkan hati kaum moderat LDP. Dan setelah kemenangannya, ia mengusung nada pragmatis yang dapat dilihat sebagai upaya untuk mempertahankan mitra koalisi liberalnya saat ini, Komeito, tanpa mengasingkan calon pendukung baru pemerintahannya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bebas dari Penjara,...
Bebas dari Penjara, Thaksin Shinawatra Dapat Pengampunan Raja Thailand
Anggap China Jadi Ancaman,...
Anggap China Jadi Ancaman, Menhan Jepang: Kita Hadapi Tantangan Baru
China Blakblakan Targetkan...
China Blakblakan Targetkan Sekutu Utama AS di Asia, Begini Caranya
Sultan Jepang Bangun...
Sultan Jepang Bangun Sirkuit Ala Formula 1 Rp3,2 Triliun Khusus untuk Istri dan Anak
Krisis Politik Guncang...
Krisis Politik Guncang Inggris, PM Keir Starmer Dilaporkan Bakal Mundur
Bagaimana Jepang, Korea...
Bagaimana Jepang, Korea Selatan dan Taiwan Tanggapi Pertemuan Trump-Xi?
Ray Rangkuti Singgung...
Ray Rangkuti Singgung Indonesia Masih di Level Ikut-ikutan dalam Politik Luar Negeri
Serangan Rudal dan Drone...
Serangan Rudal dan Drone Rusia Tewaskan Setidaknya 23 Orang di Ukraina
Negaranya Dihujani Rudal...
Negaranya Dihujani Rudal dan Drone, Kuwait Usir 2 Diplomat Iran
Rekomendasi
4 Kombes Digeser ke...
4 Kombes Digeser ke Polda Pulau Jawa pada Mutasi Polri Mei 2026
Kronologi Wamen Imipas...
Kronologi Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK
Bayar PBB-P2 hingga...
Bayar PBB-P2 hingga 31 Juli, Warga Jakarta Otomatis Dapat Potongan 7,5%
Berita Terkini
Bos NATO: Ukraina Menang...
Bos NATO: Ukraina Menang Perang, Rusia Semakin Putus Asa!
Trump Akui Mendamprat...
Trump Akui Mendamprat Netanyahu dengan Makian Kasar: 'Saya Sedikit Terganggu...'
Meski AS-Iran Musuh...
Meski AS-Iran Musuh Bebuyutan, Trump Ingin Bertemu Mojtaba Khamenei
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Iran Serang Kapal Perang...
Iran Serang Kapal Perang AS di Teluk Oman yang Diklaim sebagai Pusat Komando Amerika
Infografis
Salah Satunya Hipertensi,...
Salah Satunya Hipertensi, Berikut 6 Manfaat Kacang Hijau
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved