6 Harapan pada Calon PM Baru yang Dijuluki Wanita Besi, Salah Satunya Membawa Kembali Jepang ke Puncak

Selasa, 07 Oktober 2025 - 14:44 WIB
loading...
6 Harapan pada Calon...
Sanae Takaichi ingin membawa kembali Jepang ke puncak. Foto/X/@takaichi_sanae
A A A
TOKYO - Partai penguasa Jepang yang sedang berjuang kini memiliki pemimpin baru, Sanae Takaichi, seorang konservatif garis keras, yang siap menjadi perdana menteri perempuan pertama negara itu. Kemenangannya dalam pemilihan pimpinan Partai Demokrat Liberal (LDP) diraih setelah ia mengamankan mayoritas dalam pemungutan suara putaran kedua melawan Menteri Pertanian Shinjiro Koizumi.

Taro Aso yang berusia 85 tahun, penentu kekuasaan paling berpengaruh di LDP dan mantan perdana menteri, mendukung Takaichi dan dilaporkan memengaruhi hasil pemungutan suara partai pada hari Sabtu untuk mendukungnya.

Takaichi kini diperkirakan akan menunjuk Aso, sekutu politik mantan Perdana Menteri Shinzo Abe yang dibunuh, sebagai wakil perdana menteri.

Anggota LDP berharap Takaichi dapat menghentikan kemunduran partai yang telah memerintah Jepang hampir sepanjang era pasca-Perang Dunia II.

Di bawah pimpinan partai sebelumnya sekaligus Perdana Menteri saat ini, Shigeru Ishiba, partai berkuasa LDP kehilangan mayoritas di kedua majelis parlemen akibat meningkatnya ketidakpuasan publik terhadap penurunan standar hidup dan meningkatnya imigrasi.

Pendahulu Ishiba, Fumio Kishida, yang juga berasal dari LDP, tersandung skandal donasi yang memperkuat kesan publik bahwa LDP tidak cukup peduli terhadap rakyat.

Setelah kemenangan Takaichi, pemimpin LDP yang baru berjanji untuk membangun kembali partai dengan memobilisasi seluruh generasi rakyat Jepang.

Pemungutan suara yang diharapkan untuk mengukuhkannya sebagai perdana menteri dijadwalkan pada 15 Oktober.

6 Harapan pada Calon PM Baru yang Dijuluki Wanita Besi, Salah Satunya Membawa Kembali Jepang ke Puncak

1. Fokus pada Pertumbuhan Ekonomi

Takaichi telah menjabat beberapa kali sebagai menteri Kabinet, termasuk sebagai menteri dalam negeri dan menteri keamanan ekonomi. Wanita berusia 64 tahun ini memandang dirinya sebagai pewaris politik Shinzo Abe, yang memenangkan enam pemilihan berturut-turut berkat agenda nasionalis dan kebijakan ekonomi yang berorientasi pada pertumbuhan. Ia diharapkan untuk melanjutkan kebijakan Shinzo Abe yang pro-pasar dan visi tradisionalisnya bagi negara.

Takaichi juga mengagumi Margaret Thatcher, perdana menteri perempuan pertama Inggris, dan memandang dirinya sebagai "Wanita Besi" Jepang.

BacaJuga: 10 Prediksi Kuno yang Menjadi Kenyataan, Salah Satunya Zaman Perubahan pada 2012

2. Tetap Berpegang Teguh pada Nilai Konservatif

Namun, sikap konservatif garis kerasnya juga menuai kritik tajam dari lawan-lawannya, bahkan mantan Perdana Menteri Kishida diduga menyebutnya sebagai "Taliban Takaichi."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Khawatir Asia Timur...
Khawatir Asia Timur Jadi Medan Perang, Menhan Jepang: Senjata Nuklir Tak Bisa Dihindari
Jepang Bentuk Badan...
Jepang Bentuk Badan Intelijen Baru untuk Pertama Kalinya sejak Perang Dunia II, Ini 5 Alasannya
Tren Tak Mau Punya Anak...
Tren Tak Mau Punya Anak Melonjak di Jepang, Humanisasi Bayi Berbulu Berkembang Pesat
Peta Politik Malaysia...
Peta Politik Malaysia Terus Berubah Warna, PM Anwar Ibrahim Kian Tersudut
Topan Bavi Terjang China,...
Topan Bavi Terjang China, Paksa Hampir 2 Juta Orang Mengungsi
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
KPK Dorong Perbaikan...
KPK Dorong Perbaikan Sistem Pembiayaan Politik, Termasuk Pembatasan Biaya Kampanye
Detik-Detik Gempa Dahsyat...
Detik-Detik Gempa Dahsyat M7,3 Guncang Lepas Pantai Meksiko, Korban Jiwa Nihil
Iran Ancam Pembalasan...
Iran Ancam Pembalasan Dahsyat ke AS: Tidak Pernah Mereka Bayangkan Sebelumnya
Rekomendasi
Kolaborasi CLIK-Muhammadiyah...
Kolaborasi CLIK-Muhammadiyah Perkuat Literasi Data dan Keuangan untuk Dorong Kesejahteraan Masyarakat
Mana Lebih Baik untuk...
Mana Lebih Baik untuk Jantung, Kardio atau Angkat Beban? Ini Kata Dokter
15.080 Pelari Ramaikan...
15.080 Pelari Ramaikan Riau Bhayangkara Run 2026, Gaungkan Gerakan Lawan Karhutla
Berita Terkini
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap Psikologi Presiden Trump Lebih Penting Dibandingkan Biaya Politik
Khawatir Asia Timur...
Khawatir Asia Timur Jadi Medan Perang, Menhan Jepang: Senjata Nuklir Tak Bisa Dihindari
Meski Dihujani Puluhan...
Meski Dihujani Puluhan Rudal Rusia, Kenapa Jumlah Korban Tewas di Ukraina Tidak Banyak?
39 Rudal Rusia Hujani...
39 Rudal Rusia Hujani Ibu Kota Ukraina, Warga Sipil Ketakutan
Mengapa Yordania Jadi...
Mengapa Yordania Jadi Bulan-bulanan Serangan Iran, Termasuk Tewaskan 2 Tentara AS?
Perang Iran Makin Sengit,...
Perang Iran Makin Sengit, AS Keluarkan Travel Warning Seluruh Dunia untuk Warganya
Infografis
8 Helikopter Serang...
8 Helikopter Serang Tercanggih pada 2025, Salah Satunya Apache
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved