Trump Bakal Nekat Pasok Rudal Tomahawk AS ke Ukraina, Rusia Bisa Diinvasi Balik

Selasa, 07 Oktober 2025 - 06:54 WIB
loading...
Trump Bakal Nekat Pasok...
Presiden AS Donald Trump tetap akan memasok rudal Tomahawk ke Ukraina. Senjata ini bisa digunakan Ukraina untuk menginvasi balik Rusia. Foto/US Navy
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tetap nekat akan memasok rudal jelajah Tomahawk ke Ukraina. Senjata andalan Washington ini memungkinkan Kyiv untuk menginvasi balik jauh ke dalam wilayah Rusia.

Trump mengatakan dia telah membuat keputusan untuk memasok rudal tersebut ke Ukraina. Namun, dia menolak untuk mengungkapkan rinciannya.

"Saya sudah membuat keputusan tentang itu. Saya harus bertanya ke mana mereka akan mengirimnya," ujarnya kepada para wartawan di Gedung Putih pada hari Senin.

Baca Juga: Putin Peringatkan Trump: Memasok Rudal Tomahawk ke Ukraina Akan Merusak Hubungan AS-Rusia

Meski akan memasok rudal Tomahawk, Trump ingin lebih dulu tahu apa yang akan dilakukan Ukraina dengan senjata itu.

"Saya rasa saya ingin tahu apa yang mereka lakukan dengan benda-benda itu," katanya. "Ke mana mereka mengirimnya? Saya rasa saya harus mengajukan pertanyaan itu," paparnya.

Trump bersikeras tak ingin meningkatkan eskalasi dalam perang Rusia-Ukraina.

"Saya akan mengajukan beberapa pertanyaan. Saya tidak ingin melihat eskalasi perang itu," ujarnya, seperti dikutip Reuters, Selasa (7/10/2025).

Bulan lalu, Wakil Presiden AS JD Vance mengungkapkan bahwa Gedung Putih sedang mempertimbangkan untuk memasok Kyiv dengan rudal-rudal canggih tersebut, yang masing-masing berharga sekitar USD1,3 juta dan memiliki jangkauan 2.500 km (1.550 mil), yang berarti senjata-senjata itu berpotensi mencapai Moskow dan wilayah Rusia lainnya yang lebih jauh lagi.

Presiden Rusia Vladimir Putin kemudian memperingatkan bahwa hubungan antara Moskow dan Washington akan hancur jika hal itu terjadi. Dia juga berpendapat bahwa pasukan Kyiv tidak akan mampu mengoperasikan sistem secanggih itu tanpa partisipasi langsung personel militer Amerika.

Reuters, mengutip sumber anonim, melaporkan bahwa AS kemungkinan besar tidak akan memasok rudal Tomahawk ke Ukraina, karena persediaan saat ini dialokasikan untuk Angkatan Laut AS dan keperluan lainnya.

Sedangkan Financial Times juga melaporkan bahwa beberapa orang di lingkaran dalam Trump skeptis terhadap kemampuan rudal Tomahawk untuk mengubah dinamika medan perang.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Kesal! Trump: AS Bayar...
Kesal! Trump: AS Bayar Mahal untuk Lindungi Eropa dari Serangan Rusia
Rekomendasi
Tiyo UGM Dilaporkan...
Tiyo UGM Dilaporkan ke Polisi, Ray Rangkuti: Harusnya Orang Jahat yang Dihukum Bukan yang Berpikir
Taufik Hidayat Penyekap...
Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Pacar Tertawa saat Digiring ke Polda Jabar
Cristiano Ronaldo Mengamuk,...
Cristiano Ronaldo Mengamuk, Portugal Pulangkan Uzbekistan
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
AS Setujui Penjualan...
AS Setujui Penjualan Peralatan Senilai Rp5 T untuk F-16 ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved