Hindari Perang Nuklir dengan Rusia, Trump Sebut Proposal Baru Putin sebagai Ide Bagus

Selasa, 07 Oktober 2025 - 03:30 WIB
loading...
Hindari Perang Nuklir...
Presiden AS Donald Trump berusaha menghindari perang nuklir dengan Rusia. Foto/X
A A A
WASHINGTON - Presiden AS Donald Trump mengatakan tawaran Presiden Rusia Vladimir Putin untuk secara sukarela mempertahankan batasan senjata nuklir strategis yang dikerahkan "kedengarannya ide bagus". Itu dianggap sebagai langkah Washington menghindari perang nuklir dengan Moskow.

Bulan lalu, Putin mengusulkan untuk mempertahankan batasan sukarela pada ukuran dari dua persenjataan nuklir terbesar di dunia, sebagaimana ditetapkan dalam perjanjian New START 2010, jika Washington setuju untuk melakukan hal yang sama. Pakta tersebut akan berakhir pada bulan Februari.

"Kedengarannya seperti ide yang bagus bagi saya," kata Trump kepada para wartawan saat meninggalkan Gedung Putih ketika ditanya tentang usulan Putin, dilansir CNA.

Duta Besar Rusia untuk PBB, Vassily Nebenzia, mengatakan pekan lalu bahwa Moskow masih menunggu tanggapan resmi dari Washington atas tawaran Putin untuk mempertahankan batasan sukarela pada senjata strategis yang dikerahkan setelah perjanjian tersebut berakhir.

Kesepahaman baru apa pun akan menandai momen kerja sama yang langka di tengah meningkatnya ketegangan antara kedua negara sejak Trump dan Putin bertemu di Alaska pada pertengahan Agustus, ketika muncul laporan tentang pesawat tanpa awak Rusia yang memasuki wilayah udara NATO.

Baca Juga: Baru Hampir 1 Bulan Menjabat, PM Prancis Sébastien Lecornu Mundur

Dalam sebuah video yang dirilis pada hari Minggu, Putin memperingatkan bahwa setiap keputusan AS untuk memasok rudal jarak jauh Tomahawk ke Ukraina untuk serangan mendalam di wilayah Rusia akan "menghancurkan" hubungan antara Moskow dan Washington.

Wakil Presiden AS JD Vance mengatakan bulan lalu bahwa AS sedang mempertimbangkan permintaan Kyiv untuk rudal semacam itu, tetapi belum ada keputusan akhir yang dibuat.

"Ini akan menyebabkan kehancuran hubungan kita, atau setidaknya tren positif yang telah muncul," kata Putin dalam pernyataan yang disiarkan oleh televisi pemerintah Rusia.

Seorang pejabat AS dan tiga sumber lainnya mengatakan kepada Reuters bahwa keinginan pemerintahan Trump untuk mengirim Tomahawk ke Ukraina mungkin tidak dapat diwujudkan karena sebagian besar sudah dialokasikan untuk penggunaan angkatan laut.

Trump, yang telah menyatakan frustrasi karena Putin belum bergerak untuk mengakhiri perang di Ukraina, tidak ditanyai pada hari Minggu tentang kemungkinan pengiriman rudal.

Rudal jelajah Tomahawk memiliki jangkauan sekitar 2.500 km, yang akan menempatkan Kremlin dan sebagian besar wilayah Rusia di Eropa dalam jangkauan serang jika Ukraina menerimanya.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
China Bikin Replika...
China Bikin Replika Kapal Perang AS untuk Jadi Target Tes Rudal
AS Bidik Tuan Rumah...
AS Bidik Tuan Rumah Piala Dunia 2038
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Umumkan Pengunduran Diri
Venezuela Luluh Lantak...
Venezuela Luluh Lantak Diguncang 2 Gempa Dahsyat, Ini Pemicunya?
Rekomendasi
Jokowi Pede PSI Masuk...
Jokowi Pede PSI Masuk Parlemen Senayan di Pemilu 2029
Klasemen Peringkat Ketiga...
Klasemen Peringkat Ketiga Terbaik di Piala Dunia 2026: Senegal Jaga Asa
Pengadilan Negeri Jakarta...
Pengadilan Negeri Jakarta Timur Larang Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa terkait Ijazah Jokowi
Berita Terkini
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Infografis
Donald Trump Sebut Negosiasi...
Donald Trump Sebut Negosiasi Nuklir Iran Berjalan Baik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved