Kesaksian Aktivis Bantuan Gaza Disiksa Pasukan Israel: Barang Dicuri hingga Dicegah Salat

Senin, 06 Oktober 2025 - 10:21 WIB
loading...
Kesaksian Aktivis Bantuan...
Para aktivis Global Sumud Flotilla mendarat di Istanbul setelah ditahan secara ilegal oleh pasukan Israel. Mereka memberikan kesaksian penyiksaan oleh pasukan Israel. Foto/Muhammed Enes Y?ld?r?m/Anadolu Agency
A A A
ISTANBUL - Para aktivis Turki bagian dari Global Sumud Flotilla telah bersaksi atas kekerasan fisik dan psikologis, cercaan rasial, dan pelecehan oleh pasukan Israel setelah penahanan ilegal mereka di perairan internasional.

Jaksa Turki sekarang melanjutkan penyelidikan atas serangan terhadap para aktivis tersebut.

Sebuah pesawat yang membawa para aktivis dari Global Sumud Flotilla—armada bantuan untuk Gaza—, yang diserang dan ditahan oleh pasukan Israel di perairan internasional, mendarat pada Sabtu pekan lalu di Bandara Istanbul.

Pesawat yang berangkat dari Bandara Ramon di Eilat, Israel, tiba pukul 15.50 waktu setempat (12.50GMT).

Baca Juga: Aktivis Greta Thunberg Dipukuli dan Dilecehkan di Penjara Israel

Sebanyak 137 orang dari armada kemanusiaan, termasuk 36 warga negara Turki dan 23 warga negara Malaysia, tiba dengan penerbangan tersebut.

Setelah dipindahkan dari Israel ke Istanbul, para aktivis dibawa ke Institut Kedokteran Forensik Istanbul untuk pemeriksaan kesehatan sebelum memberikan kesaksian kepada jaksa sebagai saksi.

Salah satu aktivis, Hasmet Yazici, mengatakan kapalnya dibom oleh pesawat nirawak di perairan terbuka, menyebabkan cedera fisik dan merusak layar. Kapal-kapal serbu Israel juga mengganggu kapal tersebut, mencoba menenggelamkannya, sebelum pasukan komando Zionis naik dan mengambil alih kendali.

Yazici mengatakan para aktivis dipaksa duduk di lantai beton selama tiga jam di pelabuhan Ashdod, dengan tangan terikat di belakang punggung dan kepala ditundukkan ke tanah.

“Ketika orang tua dan lemah yang tidak bisa bertahan dalam posisi itu selama berjam-jam berganti posisi, mereka memaksa kepala mereka ke tanah dengan menendang mereka, memborgol mereka dalam posisi sujud, dan membuat mereka menunggu selama satu hingga dua jam,” katanya, seperti dikutip dari Anadolu, Senin (6/10/2025).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Mahasiswa Tetap Turun...
Mahasiswa Tetap Turun ke Jalan meski Banyak Aktivis Masuk Pemerintahan, Ini Analisis Ubedilah Badrun
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
Viral! Sekuriti Apartemen...
Viral! Sekuriti Apartemen Temukan Emas Ratusan Juta di Tempat Sampah, Kembalikan ke Pemilik
Rekomendasi
Maroko Temani Brasil...
Maroko Temani Brasil ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Haiti Tersingkir
Brasil Lolos ke Fase...
Brasil Lolos ke Fase Gugur usai Hajar Skotlandia: Vinicius Bersinar, Neymar Comeback
10 Fakta Menarik Grup...
10 Fakta Menarik Grup C Piala Dunia 2026: Maroko Ukir Sejarah, Vinicius Sentuh Rekor 3 Legenda Brasil
Berita Terkini
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Seluruh WNI di Venezuela...
Seluruh WNI di Venezuela Aman, Gedung KBRI di Caracas Tidak Rusak
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Venezuela Diguncang...
Venezuela Diguncang Gempa M7,2 Berturut-turut, Korban Tewas Diperkirakan Ribuan Orang
AS dan Israel Jadi Sumber...
AS dan Israel Jadi Sumber Kerusakan, Iran Serukan Tatanan Baru Negara Islam
Infografis
128.000 Warga Israel...
128.000 Warga Israel Dukung Penghentian Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved