Kesaksian Aktivis Bantuan Gaza Disiksa Pasukan Israel: Barang Dicuri hingga Dicegah Salat

Senin, 06 Oktober 2025 - 10:21 WIB
loading...
A A A
Yazici mengatakan ketika mereka ingin memberikan kesaksian dalam bahasa Turki, seorang petugas keamanan perempuan Israel yang berdiri di dekatnya berkata, “Orang Turki kotor, kalian sudah bau.”

Dia mengatakan ketika para aktivis menuduhnya melakukan rasisme, mereka diancam.

“Mereka bertanya mengapa kami memasuki wilayah Israel tanpa izin. Saya menjawab, ‘Kami tidak memasuki wilayah Israel; kalian membawa kami secara paksa dari perairan internasional'. Mereka bertanya mengapa kami pergi ke Gaza. Saya menjawab bahwa ada genosida yang terjadi di sana, bahwa mereka membunuh anak-anak, bahwa kami membawa bantuan kemanusiaan, dan bahwa kami berangkat ke Gaza sesuai dengan hukum internasional,” kata Yazici.

Dia mengatakan mereka mencoba memaksanya menandatangani tiga dokumen, tetapi karena dia tidak tahu bahasa Ibrani sehingga menolak untuk menandatangani.

Aktivis lainnya, Bekir Develi, mengatakan para aktivis menjadi sasaran kekerasan psikologis dan fisik oleh tentara Israel.

Dia beraksi bahwa tangannya diborgol erat di belakang punggungnya, mengakibatkan memar.

Develi mengatakan dia dan rekan-rekannya diberi makan dua hari setelah ditahan, tetapi tidak ada air yang disediakan selama empat hari, dan ketika mereka meminta air, mereka menjadi sasaran kekerasan fisik.

Bahkan, para aktivis Muslim dicegah ketika hendak salat.

"Ketika kami mencoba salat, mereka turun tangan," ujar Develi, seraya menambahkan bahwa barang-barang pribadinya, termasuk uangnya, dicuri oleh pasukan Israel.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Mahasiswa Tetap Turun...
Mahasiswa Tetap Turun ke Jalan meski Banyak Aktivis Masuk Pemerintahan, Ini Analisis Ubedilah Badrun
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Pilot Jet Tempur F-15...
Pilot Jet Tempur F-15 AS Ungkap Ngerinya Serangan Drone Iran, Bentuk Formasi Ubur-Ubur
Rekomendasi
Cerita Roy Suryo Tidak...
Cerita Roy Suryo Tidak Ditahan Kejaksaan: Tak Ada Larangan Tampil di Podcast
Kemenkop dan Rumah Energi...
Kemenkop dan Rumah Energi Dorong Koperasi Jadi Motor Transisi Energi
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Berita Terkini
AS dan Israel Jadi Sumber...
AS dan Israel Jadi Sumber Kerusakan, Iran Serukan Tatanan Baru Negara Islam
Eropa Terasa Dipanggang!...
Eropa Terasa Dipanggang! Suhu Mencapai 44 Derajat Celsius
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
Infografis
Membangkang, Panglima...
Membangkang, Panglima Israel Tolak Perintah Serang Gaza Besar-besaran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved