Kim Jong-un Sebut Korut Kerahkan Aset Khusus untuk Melawan Korsel, Apa Itu?

Senin, 06 Oktober 2025 - 07:58 WIB
loading...
Kim Jong-un Sebut Korut...
Kim Jong-un sebut Korea Utara telah mengerahkan aset khusus untuk melawan Korea Selatan. Foto/KCNA
A A A
PYONGYANG - Kim Jong-un, pemimpin Korea Utara (Korut), mengatakan militernya telah mengerahkan "aset khusus" sebagai respons atas peningkatan persenjataan Amerika Serikat (AS) di Korea Selatan (Korsel). Dia tidak merinci apa yang dimaksud aset khusus tersebut.

Amerika Serikat telah menempatkan sekitar 28.500 tentara di Korea Selatan untuk menangkis ancaman militer dari Korea Utara yang bersenjata nuklir. Bulan lalu, Washington menggelar latihan militer gabungan dengan sekutu keamanannya; Korsel dan Jepang.

Pyongyang secara rutin mengecam manuver gabungan semacam itu sebagai latihan untuk invasi, sementara AS dan sekutunya bersikeras bahwa latihan tersebut bersifat defensif.

Baca Juga: Kim Jong-un Mau Berunding dengan Trump Asalkan Tak Dipaksa Lucuti Senjata Nuklir Korut

“Aliansi nuklir AS-Korsel membuat kemajuan pesat, dan mereka melakukan berbagai jenis latihan untuk mengeksekusi skenario berbahaya,” kata Kim Jong-un dalam pidato yang menandai pembukaan pameran senjata di Pyongyang pada akhir pekan, yang disiarkan oleh KCNA, Senin (6/10/2025)).

“Sejalan dengan peningkatan persenjataan militer AS di kawasan Korsel, kekhawatiran strategis kami terhadap kawasan ini juga meningkat, dan oleh karena itu kami telah menugaskan aset khusus kami ke target-target utama,” katanya, seraya menambahkan bahwa dia “mengawasi dengan cermat” perkembangan militer di seberang perbatasan.

"Musuh...harus memikirkan ke arah mana lingkungan keamanan mereka bergerak," imbuh Kim Jong-un tanpa menjelaskan aset-aset khusus apa saja yang dimaksud.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Zelensky Ajak Putin...
Zelensky Ajak Putin Bertemu di AS: Kalau Diminta Trump Dia Sulit Menolak
Rekomendasi
Kisah Nabi Daud Bertobat...
Kisah Nabi Daud Bertobat 40 Hari 40 Malam, Diampuni Allah pada 10 Muharram
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
Berita Terkini
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Infografis
Dikemudikan Kim Jong-un,...
Dikemudikan Kim Jong-un, Ini Kehebatan Tank M2020 Korut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved