China Pamerkan Dapur Jet Tempur Siluman J-35 ke Publik, Ini 5 Keunggulannya

Senin, 06 Oktober 2025 - 05:05 WIB
loading...
China Pamerkan Dapur...
Pesawat J-35 dipamerkan ke publik. Foto/X/@Defence_Index
A A A
BEIJING - China pada hari Minggu meresmikan hanggar yang menampung jet tempur siluman J-35 dan J-35A kepada publik untuk pertama kalinya. Itu Global Times melaporkan, mengutip sebuah media yang terkait dengan militer China.

Rekaman dari laporan China Military Bugle menampilkan jet J-35 dan J-35A yang belum dicat sedang dirakit di Shenyang Aircraft Company Limited, anak perusahaan milik negara Aviation Industry Corporation of China (AVIC).

J-35, yang dikenal sebagai pesawat tempur siluman berbasis kapal induk pertama buatan dalam negeri China, baru-baru ini menyelesaikan pelatihan peluncuran dan pemulihan perdananya yang dibantu ketapel elektromagnetik di kapal induk negara tersebut, Fujian.

Melansir TRT Afrika, Hanggar J-35A, yang menampung varian J-35 berbasis darat, juga ditampilkan dalam rekaman tersebut.

Laporan tersebut mencatat bahwa J-35A menggabungkan struktur aerodinamis-siluman terintegrasi.

Dirancang sebagai bagian penting dari operasi tempur udara siluman dan kontra-siluman, J-35A terutama bertugas mengamankan superioritas udara, meskipun juga mampu melakukan misi serangan permukaan.

Tujuan utamanya meliputi pengendalian wilayah udara, melawan pesawat musuh, menargetkan pertahanan udara darat dan laut, serta mencegat pesawat tempur, pesawat pengebom, rudal jelajah, dan ancaman udara musuh lainnya.

China Pamerkan Dapur Jet Tempur Siluman J-35 ke Publik, Ini 5 Keunggulannya

1. Memiliki Radar Sebesar Telapan Tangan Manusia

Media pemerintah China telah menerbitkan klaim baru tentang kinerja siluman jet tempur J-35, yang menyatakan bahwa penampang radar (RCS) pesawat tersebut lebih kecil dari ukuran telapak tangan manusia.

Laporan tersebut, yang disiarkan oleh stasiun televisi pemerintah CCTV selama akhir pekan, menandai pengungkapan publik paling eksplisit sejauh ini tentang profil observabilitas rendah pesawat tersebut.

Menurut segmen televisi tersebut, berkurangnya tanda tangan tersebut merupakan hasil kombinasi dari pembentukan badan pesawat dan penerapan material baru yang menurut Beijing dikembangkan di dalam negeri. Secara praktis, RCS seukuran telapak tangan akan menempatkan pesawat di area seluas 10-100 cm² – level yang, jika akurat, akan memungkinkan jet tempur yang sulit ditangkap ini menghindari deteksi oleh sebagian besar sistem radar konvensional hingga beroperasi dalam jarak dekat.

Para analis yang dikutip di media China menggambarkan profil tersebut sebagai "kelas dunia", yang mencerminkan kepercayaan diri Beijing yang semakin besar terhadap kemampuan pesawat silumannya yang berkembang pesat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Tak Ingin Bernasib seperti...
Tak Ingin Bernasib seperti Ukraina, Polandia Operasikan Jet Tempur Siluman
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
Arkeolog Arab Saudi...
Arkeolog Arab Saudi Temukan Prasasti Bertulis Khalifah Umar bin Khattab
Rekomendasi
Sony Sonjaya Ungkap...
Sony Sonjaya Ungkap 41 Nama Diduga Minta Titik SPPG, Sahroni Khawatir untuk Mengelabui Penyidik
Turki Catat 62 Tendangan...
Turki Catat 62 Tendangan Tanpa Gol dalam 180 Menit di Piala Dunia 2026
Mengenal Terapi Regeneratif,...
Mengenal Terapi Regeneratif, Pendekatan Medis untuk Peremajaan dan Pemulihan Jaringan
Berita Terkini
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved