Wanita Ini Nikahi Polisi yang Bantu Menemukannya setelah Melarikan Diri 12 Tahun Lalu

Minggu, 05 Oktober 2025 - 13:49 WIB
loading...
Wanita Ini Nikahi Polisi...
Seorang wanita Amerika Serikat jatuh cinta pada polisi yang membantunya 12 tahun lalu. Keduanya memutuskan menikah tahun depan. Foto/Facebook/Roro Nicole
A A A
WASHINGTON - Roshin Ali, seorang wanita di Jackson, Tennessee, Amerika Serikat (AS), melarikan diri dari rumahnya karena takut dibunuh ayahnya. Dia baru berusia 13 tahun saat itu.

Para petugas polisi dikerahkan untuk mencarinya kala itu. Di antara petugas polisi yang menjalankan misi tersebut adalah Tyler Schrupp yang berusia 26 tahun.

Setelah 12 tahun berlalu, takdir mempertemukan kembali Roshin Ali dengan Tyler Schrupp. Tentu, Ali sekarang telah tumbuh dewasa.

Baca Juga: Karier Militer Mayjen Sineenat Wongvajirapakdi, Selir Resmi Raja Thailand Sepanjang Sejarah

Ajaibnya, Ali yang sekarang bekerja di kantor sheriff setempat, tidak menyadari bahwa salah satu rekannya adalah Schrupp—petugas polisi yang pernah terlibat dalam kasusnya.

Keduanya segera berbincang dan langsung merasa terhubung. Seiring mereka saling mengenal, Ali bercerita tentang masa kecilnya yang traumatis dan detail-detailnya terdengar sangat familiar bagi Schrupp.

"Kami mulai mencocokkan tanggal-tanggalnya dan kemudian dia menjelaskan daerah tersebut," kata Schrupp kepada The New York Post.

"Saat itulah saya mulai berpikir, 'Oke, saya bagian dari itu. Gila juga dulu saya mencarimu, dan sekarang kita duduk di sini ngobrol'," lanjut Schrupp.

Pasangan saling jatuh cinta dan mulai berkencan. Mereka bertunangan pada Agustus 2024, dan kini dikaruniai seorang putra berusia lima bulan. Mereka memutuskan akan menikah tahun depan.

Ali, yang dikenal dengan nama Roro Nicole di media sosial, membagikan kisahnya di TikTok. Klip tersebut menunjukkan dia berjabat tangan dengan Schrupp dan memperkenalkannya sebagai "petugas yang mencari saya saat hilang."

Dia mengunggah serial video empat bagian di TikTok yang merinci kisah kepergiannya dan tahun-tahun setelahnya.

Pada tahun 2010, Ali mengatakan ayahnya, seorang pecandu judi yang jarang mengizinkan anak-anaknya keluar rumah, pulang dengan marah setelah kehilangan semua uangnya dan mengancam akan membunuh keluarganya.

"Kami langsung lari ke kamar tidur karena takut dia akan mulai memukuli kami seperti yang biasa dia lakukan setiap kali pulang dengan kesal," ujarnya di TikTok.

Kakaknya menahan diri di pintu saat ayah mereka mencoba membuka paksa. "Lalu dia menyuruh ibu saya mengambil pisau, lalu mulai mencoba menusuknya," kenang Ali.

Ketika akhirnya masuk, sang ayah menyeret adiknya dan mulai memukulinya dengan kabel.

"Kami benar-benar bisa mendengarnya memohon agar ayah tidak membunuhnya. Dia merekatkan kedua tangannya, kedua kakinya, lalu menutup mulutnya dengan lakban agar tidak ada yang mendengar teriakannya," katanya.

Ali dan adik laki-lakinya yang berusia 12 tahun melompat keluar jendela dan berlari ke taman terdekat. Ayahnya kemudian menelepon polisi untuk melaporkan mereka hilang.

Ketika petugas polisi tiba, adik perempuan Ali memberi tahu mereka tentang penyerangan tersebut, dan kedua orang tuanya ditangkap tetapi hanya dipenjara "beberapa hari".

Ali dan saudara-saudaranya, yang berusia 12 hingga 16 tahun, ditempatkan di panti asuhan, tempat dia tinggal hingga berusia 18 tahun.

Bertahun-tahun kemudian, ketika Ali mulai bekerja di kantor sheriff, dia dan Schrupp menemukan hubungan tak terduga mereka.

"Dia bilang, 'Aku sedang mencarimu'," kenang Ali. "Situasi ini mengejutkan kami berdua, tapi menurutku itu cukup keren."
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Kapal Penangkap Ikan...
Kapal Penangkap Ikan Tenggelam di Lepas Pantai Busan, 2 Awak Asal Indonesia Hilang
Iran Peringatkan Kapal-Kapal:...
Iran Peringatkan Kapal-Kapal: Selat Hormuz Masih Berbahaya!
Rekomendasi
IHSG Ambruk 4,55% dalam...
IHSG Ambruk 4,55% dalam Sepekan, Ini Saham-saham yang Cuan dan Boncos
Mutasi Polri Juni 2026:...
Mutasi Polri Juni 2026: Kombes Aris Supriyono Jabat Kabid Propam Polda Metro Jaya
Babak Pertama: Uruguay...
Babak Pertama: Uruguay vs Spanyol, Blunder Muslera Bawa La Furia Roja Unggul 1-0
Berita Terkini
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Infografis
Punah 87 Tahun Lalu,...
Punah 87 Tahun Lalu, Spesies Tikus Ini Tiba-tiba Muncul
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved