Netanyahu Kaget dan Terguncang Trump Respons Positif Sikap Hamas untuk Proposal Gaza
Sabtu, 04 Oktober 2025 - 13:11 WIB
loading...
Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu. Foto/irna
A
A
A
TEL AVIV - Media Israel melaporkan Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu terkejut dan terguncang setelah beberapa pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terhadap Hamas. Trump mengatakan respons Hamas pada dasarnya mengarah ke arah yang positif dan juga menyerukan Israel menghentikan pemboman Gaza.
Netanyahu dilaporkan ingin mengoordinasikan satu respons, satu respons gabungan Israel-Amerika, terhadap apa yang dikatakan Hamas – agar tidak dianggap positif.
Hal ini menunjukkan di mana letak pikiran Netanyahu.
Ia masih harus bertemu dengan pemerintahannya. Ia masih harus membahas kesepakatan ini dalam koalisinya. Kesepakatan ini pada akhirnya harus melalui pemungutan suara.
Namun, pemimpin oposisi Israel mengatakan Netanyahu akan memiliki jaring pengaman politik – yang berarti partai-partai oposisi dapat turun tangan dan membentuk semacam pemerintahan persatuan jika anggota koalisi sayap kanan Netanyahu tidak ingin terlibat dalam kesepakatan ini.
Pemerintahan persatuan dapat mengesahkan kesepakatan ini, dan kemudian negara Israel bisa menyelenggarakan pemilu.
“Kita juga mendengar dari anggota keluarga tawanan Israel yang mengatakan mereka sepenuhnya mendukung apa yang dikatakan presiden AS, termasuk penghentian pemboman di Gaza – karena mereka khawatir hal itu hanya akan membahayakan dan bahkan mungkin membunuh tawanan yang masih ditahan di sana,” ungkap jurnalis Al Jazeera.
“Di Israel sendiri, sudah ada banyak gejolak politik sejak awal, dan dalam waktu kurang dari 24 jam, kita akan melihat protes di jalan-jalan Israel yang menuntut kesepakatan ini,” papar jurnalis itu.
Baca juga: Hamas Siap Serahkan Semua Sandera Israel dan Pemerintahan Jalur Gaza
Netanyahu dilaporkan ingin mengoordinasikan satu respons, satu respons gabungan Israel-Amerika, terhadap apa yang dikatakan Hamas – agar tidak dianggap positif.
Hal ini menunjukkan di mana letak pikiran Netanyahu.
Ia masih harus bertemu dengan pemerintahannya. Ia masih harus membahas kesepakatan ini dalam koalisinya. Kesepakatan ini pada akhirnya harus melalui pemungutan suara.
Namun, pemimpin oposisi Israel mengatakan Netanyahu akan memiliki jaring pengaman politik – yang berarti partai-partai oposisi dapat turun tangan dan membentuk semacam pemerintahan persatuan jika anggota koalisi sayap kanan Netanyahu tidak ingin terlibat dalam kesepakatan ini.
Pemerintahan persatuan dapat mengesahkan kesepakatan ini, dan kemudian negara Israel bisa menyelenggarakan pemilu.
“Kita juga mendengar dari anggota keluarga tawanan Israel yang mengatakan mereka sepenuhnya mendukung apa yang dikatakan presiden AS, termasuk penghentian pemboman di Gaza – karena mereka khawatir hal itu hanya akan membahayakan dan bahkan mungkin membunuh tawanan yang masih ditahan di sana,” ungkap jurnalis Al Jazeera.
“Di Israel sendiri, sudah ada banyak gejolak politik sejak awal, dan dalam waktu kurang dari 24 jam, kita akan melihat protes di jalan-jalan Israel yang menuntut kesepakatan ini,” papar jurnalis itu.
Baca juga: Hamas Siap Serahkan Semua Sandera Israel dan Pemerintahan Jalur Gaza
(sya)
Lihat Juga :