Tentara Israel Bunuh Rata-rata 100 Warga Palestina Per Hari di Gaza
Kamis, 02 Oktober 2025 - 18:00 WIB
loading...
A
A
A
Penghentian Sementara ICRC di Kota Gaza
Sementara itu, Komite Internasional Palang Merah (ICRC) pada hari Rabu menyatakan mereka telah menangguhkan sementara operasinya di Kota Gaza dan merelokasi staf ke kantor-kantornya di Gaza selatan karena operasi militer Israel yang semakin intensif.
“Meningkatnya operasi militer di Kota Gaza telah memaksa Komite Internasional Palang Merah (ICRC) untuk sementara menangguhkan operasi di kantornya di Kota Gaza dan merelokasi staf ke kantor ICRC di Gaza selatan untuk memastikan keselamatan staf dan kelangsungan operasional,” papar pernyataan organisasi tersebut.
Langkah ini diambil ketika puluhan ribu orang yang masih berada di Kota Gaza menghadapi kondisi kemanusiaan yang semakin memburuk.
ICRC mengatakan akan terus mendukung warga sipil di Kota Gaza “kapan pun keadaan memungkinkan” dari kantornya di Deir al-Balah dan Rafah, yang masih beroperasi penuh.
“Ini termasuk donasi medis ke beberapa fasilitas kesehatan yang tersisa dan upaya untuk memfasilitasi pergerakan responden pertama,” ungkap dia.
Urgensi Bantuan Kemanusiaan
Di Rafah, Rumah Sakit Lapangan Palang Merah “akan terus menjadi penyelamat bagi banyak pasien yang terluka yang berdatangan.”
Selama dua pekan terakhir, ICRC memasok bahan-bahan medis yang menyelamatkan jiwa ke rumah sakit di Kota Gaza, mendukung toko roti di 14 kamp pengungsian yang memproduksi 45.000 roti setiap hari, dan menyediakan tangki air, layanan truk, serta perbaikan jaringan air dan air limbah, menurut pernyataan tersebut.
"Nyawa masih dapat diselamatkan hari ini. Penghentian permusuhan sangat penting dan mendesak," tegas ICRC, menyerukan perlindungan warga sipil dan penyaluran bantuan kemanusiaan yang "cepat dan tanpa hambatan".
Lihat Juga :