Kapal Perang Israel Cegat Armada Bantuan Gaza, Aktivis Greta Thunberg Ditangkap Lagi
Kamis, 02 Oktober 2025 - 06:59 WIB
loading...
A
A
A
Italia juga mendesak para aktivis untuk "berhenti sekarang" setelah fregatnya juga berhenti di batas 150 mil laut, menyiarkan pesan radio ke kapal-kapal para aktivis yang meminta mereka untuk meninggalkan misi mereka.
Para aktivis mengatakan keputusan Spanyol dan Italia merupakan tindakan untuk "menyabotase" upaya mereka.
Afrika Selatan menyerukan pengekangan diri dan kehati-hatian sepenuhnya terhadap tindakan sepihak apa pun yang dapat memperburuk situasi atau membahayakan nyawa manusia.
"Keselamatan, keamanan, dan integritas fisik semua peserta tak bersenjata di atas armada, termasuk warga negara Afrika Selatan, adalah yang terpenting," kata pemerintah Afrika Selatan.
Dalam pernyataan bersama, Italia dan Yunani mengimbau otoritas Israel untuk menjamin keselamatan dan integritas para peserta armada.
Roma dan Athena juga mendesak armada bantuan untuk menahan diri dari inisiatif apa pun yang dapat dieksploitasi oleh mereka yang masih menolak perdamaian.
Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez mengatakan para aktivis tidak mewakili bahaya atau ancaman bagi Israel, dan berharap bahwa pemerintahan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu juga tidak akan menjadi ancaman bagi armada tersebut.
Berbicara menjelang pertemuan Dewan Eropa pada hari Rabu, Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni meminta para aktivis untuk menghentikan pelayaran mereka, dengan mengatakan hal itu dapat membahayakan rencana perdamaian Gaza terbaru yang diusulkan Presiden AS Donald Trump, yang saat ini masih dalam negosiasi.
"Menghadapi peluang bersejarah ini, saya tidak dapat memahami desakan terhadap inisiatif yang mengandung unsur bahaya dan tidak bertanggung jawab," ujarnya.
Para aktivis mengatakan keputusan Spanyol dan Italia merupakan tindakan untuk "menyabotase" upaya mereka.
Afrika Selatan menyerukan pengekangan diri dan kehati-hatian sepenuhnya terhadap tindakan sepihak apa pun yang dapat memperburuk situasi atau membahayakan nyawa manusia.
"Keselamatan, keamanan, dan integritas fisik semua peserta tak bersenjata di atas armada, termasuk warga negara Afrika Selatan, adalah yang terpenting," kata pemerintah Afrika Selatan.
Dalam pernyataan bersama, Italia dan Yunani mengimbau otoritas Israel untuk menjamin keselamatan dan integritas para peserta armada.
Roma dan Athena juga mendesak armada bantuan untuk menahan diri dari inisiatif apa pun yang dapat dieksploitasi oleh mereka yang masih menolak perdamaian.
Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez mengatakan para aktivis tidak mewakili bahaya atau ancaman bagi Israel, dan berharap bahwa pemerintahan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu juga tidak akan menjadi ancaman bagi armada tersebut.
Berbicara menjelang pertemuan Dewan Eropa pada hari Rabu, Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni meminta para aktivis untuk menghentikan pelayaran mereka, dengan mengatakan hal itu dapat membahayakan rencana perdamaian Gaza terbaru yang diusulkan Presiden AS Donald Trump, yang saat ini masih dalam negosiasi.
"Menghadapi peluang bersejarah ini, saya tidak dapat memahami desakan terhadap inisiatif yang mengandung unsur bahaya dan tidak bertanggung jawab," ujarnya.
(mas)
Lihat Juga :