Kapal Perang Israel Cegat Armada Bantuan Gaza, Aktivis Greta Thunberg Ditangkap Lagi

Kamis, 02 Oktober 2025 - 06:59 WIB
loading...
A A A
Setelah singgah selama 10 hari di Tunisia, di mana penyelenggara melaporkan dua serangan pesawat nirawak, armada tersebut melanjutkan perjalanannya pada 15 September.

"Salah satu kapal utamanya, Alma, dikepung secara agresif oleh kapal perang Israel," kata armada itu, sebelum kapal lain, Sirius, menjadi sasaran manuver intimidasi serupa.

Intimidasi Militer Zionis Israel


Armada tersebut sebelumnya telah berjanji untuk terus melanjutkan upayanya mengirimkan bantuan ke wilayah pesisir yang hancur meskipun ada apa yang disebutnya taktik intimidasi oleh militer Israel.

Di X, armada tersebut menyatakan, "Tetap waspada saat memasuki wilayah tempat armada sebelumnya dicegat dan/atau diserang."

Kementerian Luar Negeri Turki mengatakan bahwa intersepsi pada hari Rabu adalah tindakan terorisme yang merupakan pelanggaran paling serius terhadap hukum internasional dan membahayakan nyawa warga sipil yang tidak bersalah.

Israel memblokir upaya armada bantuan Gaza serupa pada bulan Juni dan Juli.

Sekitar pukul 15.00 GMT pada hari Rabu, armada tersebut menyatakan bahwa mereka berada kurang dari 90 mil laut (sekitar 170 kilometer) dari Jalur Gaza.

"Kami terus berlayar tanpa gentar oleh ancaman dan taktik intimidasi Israel," kata armada tersebut, yang juga membawa cucu Nelson Mandela, Mandla Mandela, dan Rima Hassan, seorang anggota Parlemen Eropa keturunan Prancis-Palestina.

Menteri Transformasi Digital Spanyol, Oscar Lopez, telah mendesak armada tersebut untuk tidak menyeberang ke zona eksklusi yang dinyatakan Israel, yang membentang sejauh 150 mil laut dari Gaza.

"Pesan kami kepada armada sudah jelas: jangan memasuki zona itu," ujarnya kepada televisi publik Spanyol, seraya menambahkan bahwa pengawal Angkatan Laut Spanyol tidak akan menyeberang ke area eksklusi tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Mantan Menteri Kehakiman...
Mantan Menteri Kehakiman Korsel Divonis 25 Tahun Penjara Terkait Peran dalam Darurat Militer
Iran Beberkan Alasan...
Iran Beberkan Alasan Walk Out saat Negosiasi dengan AS, Singgung Trump
Rekomendasi
Potongan Aplikasi Gojek...
Potongan Aplikasi Gojek Turun Jadi 8% Mulai 1 Juli 2026, Manajemen GOTO Angkat Suara
Prabowo Prediksi Indonesia...
Prabowo Prediksi Indonesia Swasembada BBM 3 Tahun Lagi
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Berita Terkini
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved