Pemerintah AS Tutup setelah Senat Gagal Loloskan RUU Anggaran
Rabu, 01 Oktober 2025 - 11:39 WIB
loading...
A
A
A
Pemungutan suara tersebut gagal dengan perolehan suara 47 banding 53, tanpa ada dukungan dari Partai Republik.
Setelah pemungutan suara yang gagal, Partai Republik dan Demokrat saling menyalahkan atas kebuntuan ini.
“Partai Republik menjerumuskan kita ke dalam penutupan pemerintah alih-alih memperbaiki krisis layanan kesehatan mereka,” ungkap Pemimpin Minoritas Senat Demokrat Chuck Schumer.
Hakeem Jeffries, pemimpin Partai Demokrat di Dewan Perwakilan Rakyat, menuduh Partai Republik memilih untuk "merugikan rakyat Amerika biasa".
Pemimpin Mayoritas Senat dari Partai Republik, John Thune, menyatakan harapan bahwa cukup banyak anggota Partai Demokrat yang akan memihak partainya untuk meloloskan RUU "bersih" partainya dalam pemungutan suara lanjutan pada hari Rabu.
"Semua ini tidak perlu. Semua ini dilakukan untuk memuaskan basis politik kiri mereka," ungkap Thune dalam wawancara dengan Fox News.
Termasuk kekurangan dana saat ini, pemerintah AS telah ditutup 15 kali sejak 1980, menurut Pusat Kebijakan Bipartisan.
Penutupan terlama dalam sejarah AS, yang berlangsung selama 34 hari, terjadi pada akhir 2018 dan awal 2019, selama masa jabatan pertama Trump sebagai presiden.
Baca juga: Kapal Fregat Italia akan Segera Tinggalkan Pengawalan Armada Bantuan Gaza Jelang Zona Kritis
Setelah pemungutan suara yang gagal, Partai Republik dan Demokrat saling menyalahkan atas kebuntuan ini.
“Partai Republik menjerumuskan kita ke dalam penutupan pemerintah alih-alih memperbaiki krisis layanan kesehatan mereka,” ungkap Pemimpin Minoritas Senat Demokrat Chuck Schumer.
Hakeem Jeffries, pemimpin Partai Demokrat di Dewan Perwakilan Rakyat, menuduh Partai Republik memilih untuk "merugikan rakyat Amerika biasa".
Pemimpin Mayoritas Senat dari Partai Republik, John Thune, menyatakan harapan bahwa cukup banyak anggota Partai Demokrat yang akan memihak partainya untuk meloloskan RUU "bersih" partainya dalam pemungutan suara lanjutan pada hari Rabu.
"Semua ini tidak perlu. Semua ini dilakukan untuk memuaskan basis politik kiri mereka," ungkap Thune dalam wawancara dengan Fox News.
Termasuk kekurangan dana saat ini, pemerintah AS telah ditutup 15 kali sejak 1980, menurut Pusat Kebijakan Bipartisan.
Penutupan terlama dalam sejarah AS, yang berlangsung selama 34 hari, terjadi pada akhir 2018 dan awal 2019, selama masa jabatan pertama Trump sebagai presiden.
Baca juga: Kapal Fregat Italia akan Segera Tinggalkan Pengawalan Armada Bantuan Gaza Jelang Zona Kritis
(sya)
Lihat Juga :