Pemerintah AS Tutup setelah Senat Gagal Loloskan RUU Anggaran

Rabu, 01 Oktober 2025 - 11:39 WIB
loading...
Pemerintah AS Tutup...
AS tidak merilis data ekonomi karena pemerintahan tutup. Foto/anadolu
A A A
WASHINGTON - Pemerintah Amerika Serikat (AS) tutup sebagian setelah upaya terakhir para anggota parlemen untuk meloloskan RUU anggaran gagal. Pendanaan untuk menjaga agar pemerintah federal tetap beroperasi berakhir pada pukul 00:01 EDT (04:01 GMT) pada hari Rabu (1/10/2025) setelah Partai Demokrat dan Republik di Senat AS menolak proposal sementara yang saling bersaing.

Meskipun pemerintah AS telah menghentikan sebagian operasinya lebih dari selusin kali sejak tahun 1980, ancaman Presiden Donald Trump untuk memanfaatkan penghentian pendanaan tersebut guna mengurangi ukuran sektor publik secara drastis telah meningkatkan kemungkinan gangguan yang lebih besar daripada penutupan sebelumnya.

Berbicara kepada wartawan di Gedung Putih pada hari Selasa, Trump memperingatkan ia dapat memanfaatkan penutupan tersebut untuk mengambil tindakan yang "buruk" bagi Partai Demokrat.

"Kita bisa melakukan hal-hal yang tidak dapat diubah selama penutupan pemerintah, yang buruk bagi mereka dan tidak dapat diubah oleh mereka, seperti memangkas banyak orang, memangkas hal-hal yang mereka sukai, memangkas program-program yang mereka sukai," ujar Trump, seraya menambahkan "banyak hal baik" dapat datang dari penutupan pemerintah.

Penutupan pemerintah ini, yang merupakan penghentian pendanaan pertama sejak 2018, berarti beberapa layanan pemerintah yang dianggap tidak penting akan terhenti, termasuk publikasi data ekonomi penting dan persetujuan pinjaman untuk usaha kecil.

Pekerja esensial, seperti petugas penegak hukum, personel militer, dan pengontrol lalu lintas udara, akan tetap bekerja, tetapi tidak akan dibayar selama penutupan pemerintah.

Jaminan sosial dan bantuan pangan akan terus dibayarkan.

Sementara ratusan ribu pegawai federal ditempatkan pada cuti sementara dan menerima gaji tertunggak setelah kembali bekerja selama penutupan pemerintah sebelumnya, Trump mengancam akan menggunakan penghentian pendanaan saat ini untuk memecat "banyak orang".

"Dan mereka Demokrat; mereka akan tetap Demokrat," ujar Trump.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
AS Perluas Serangan...
AS Perluas Serangan terhadap Iran, Pengeboman 90 Menit Sebabkan Ledakan di Mana-mana
Meski Sedang Perang,...
Meski Sedang Perang, Trump Puji Iran karena Bebaskan Warga AS dari Penjara
Iran Hancurkan Markas...
Iran Hancurkan Markas Besar Armada Ke-5 AS di Bahrain, Amerika Habisi 7 Tentara Teheran
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Trump Akan Serahkan...
Trump Akan Serahkan Trofi Pemenang Piala Dunia 2026
Iran Retas Jaringan...
Iran Retas Jaringan Seluler Timur Tengah Lacak Militer AS
AS Terus Gempur Iran,...
AS Terus Gempur Iran, Serangan Meluas Tak Hanya di Pesisir Selat Hormuz
Rekomendasi
Gara-gara Konten Satir...
Gara-gara Konten Satir Jampidsus, Mega Salsabillah Didatangi Polisi Jam 3 Pagi
Pangeran William Kecewa...
Pangeran William Kecewa Inggris Tersingkir dari Piala Dunia
Keonho CORTIS Alami...
Keonho CORTIS Alami Patah Tulang Jelang Tur Solo Perdana
Berita Terkini
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
Anggota Politbiro Partai...
Anggota Politbiro Partai Komunis China Dipecat karena Korupsi Skala Besar dan Skandal Seks
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
Profil Sheikh Hamad...
Profil Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani, Sosok di Balik Lompatan Qatar dari Negara Gurun Menjadi Raksasa Kaya Dunia
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
AS Perluas Serangan...
AS Perluas Serangan terhadap Iran, Pengeboman 90 Menit Sebabkan Ledakan di Mana-mana
Infografis
Gunung Berapi Bawah...
Gunung Berapi Bawah Laut Jadi Ancaman AS setelah Kebakaran Hutan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved