Billboard Presiden Prabowo Muncul di Israel, Ini Respons Tegas Indonesia
Selasa, 30 September 2025 - 08:38 WIB
loading...
A
A
A
Perjanjian Abraham adalah kesepakatan normalisasi hubungan antara Israel dan negara-negara Arab yang ditengahi Trump.
Unggahan akun itu diberi judul: "Israel Says Yes to Trump’s Plan (Israel Setuju dengan Rencana Trump)".
"Koalisi Israel untuk Keamanan Regional telah meluncurkan kampanye papan reklame nasional baru yang mendesak pemerintah untuk mendukung inisiatif Presiden Donald Trump untuk mengakhiri perang di Gaza dan memperluas Perjanjian Abraham," bunyi terjemahan dari bagian unggahan tersebut.
"Menampilkan Presiden Trump, PM Netanyahu, para pemimpin Arab moderat, Presiden Indonesia, dan Ketua Otoritas Palestina Mahmoud Abbas, pesan kampanye ini jelas: 'Setuju dengan Rencana Trump–LAKUKAN'," lanjut unggahan tersebut.
"Koalisi-sebuah kelompok non-partisan yang terdiri dari lebih dari 120 pemimpin senior keamanan, kebijakan, dan ekonomi Israel-menyebut proposal Trump sebagai langkah yang serius dan bertanggung jawab untuk mengubah keuntungan militer Israel menjadi terobosan diplomatik strategis dan menciptakan realitas baru di Gaza-tanpa Hamas," imbuh unggahan akun tersebut.
Unggahan akun itu diberi judul: "Israel Says Yes to Trump’s Plan (Israel Setuju dengan Rencana Trump)".
"Koalisi Israel untuk Keamanan Regional telah meluncurkan kampanye papan reklame nasional baru yang mendesak pemerintah untuk mendukung inisiatif Presiden Donald Trump untuk mengakhiri perang di Gaza dan memperluas Perjanjian Abraham," bunyi terjemahan dari bagian unggahan tersebut.
"Menampilkan Presiden Trump, PM Netanyahu, para pemimpin Arab moderat, Presiden Indonesia, dan Ketua Otoritas Palestina Mahmoud Abbas, pesan kampanye ini jelas: 'Setuju dengan Rencana Trump–LAKUKAN'," lanjut unggahan tersebut.
"Koalisi-sebuah kelompok non-partisan yang terdiri dari lebih dari 120 pemimpin senior keamanan, kebijakan, dan ekonomi Israel-menyebut proposal Trump sebagai langkah yang serius dan bertanggung jawab untuk mengubah keuntungan militer Israel menjadi terobosan diplomatik strategis dan menciptakan realitas baru di Gaza-tanpa Hamas," imbuh unggahan akun tersebut.
Lihat Juga :