AS Bakal Gandakan Produksi Rudal untuk Konflik Melawan China

Selasa, 30 September 2025 - 07:08 WIB
loading...
A A A
Menurut laporan tersebut, dewan akselerasi yang baru ini berfokus pada 12 senjata yang diinginkan Pentagon untuk menghadapi potensi konflik dengan China.

Beberapa pejabat dan pakar dilaporkan telah menyatakan kekhawatiran bahwa tujuan Pentagon mungkin tidak realistis, dengan menyebutkan fakta bahwa perakitan sistem rudal tertentu dapat memakan waktu hingga dua tahun. Di saat yang sama, sertifikasi pemasok baru membutuhkan ratusan juta dolar untuk memastikan produk tersebut memenuhi standar militer.

Pendanaan tetap menjadi perhatian utama lainnya, menurut para analis yang dikutip surat kabar tersebut. Meskipun "Big, Beautiful Bill [Rancangan Undang-Undang Besar dan Indah]" yang baru-baru ini disetujui oleh Washington memberikan tambahan anggaran amunisi sebesar USD25 miliar selama lima tahun, memenuhi target baru Pentagon dapat membutuhkan dana puluhan miliar lagi.

“Perusahaan tidak membangun hal-hal ini berdasarkan spesifikasi,” kata Tom Karako, pakar dari Center for Strategic and International Studies.

“Perlu ada pernyataan dukungan dengan uang. Tidak bisa hanya kata-kata," imbuh dia.

China dipandang oleh AS sebagai saingan strategis utamanya karena modernisasi militernya yang pesat, pengaruhnya yang meluas di Indo-Pasifik, dan dugaan meningkatnya tekanan terhadap Taiwan. Washington khawatir Beijing mungkin akan mencoba untuk bersatu kembali secara paksa dengan pulau yang berpemerintahan sendiri tersebut, yang berpotensi memicu konflik regional yang dapat menarik pasukan Amerika.

Beijing telah membantah tuduhan tersebut, dengan menyatakan bahwa Taiwan adalah masalah internal dan telah berulang kali menuduh AS memicu ketegangan dengan mempersenjatai pulau tersebut dan mendorong sentimen separatis.

Sementara itu, kontraktor-kontraktor senjata besar, termasuk Lockheed Martin dan RTX, mengatakan mereka telah mengambil langkah-langkah untuk meningkatkan skala operasi, menambah pekerja, memperluas ruang lantai, dan menimbun suku cadang penting. Namun, beberapa pihak masih ragu untuk mengalokasikan sumber daya secara penuh tanpa jaminan kontrak pemerintah.

Ketua RTX, Christopher Calio, pernah menulis dalam surat tertanggal 3 Juli kepada Pentagon, yang menyatakan, "Menandakan kekuatan permintaan amunisi penting ini kepada basis pasokan dengan perpanjangan Program of Record...dan pendanaan untuk mendukungnya diperlukan."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
Bom AS Meledak di Dekat...
Bom AS Meledak di Dekat Rumah Sakit Kanker Iran, 211 Pasien Mengungsi
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
Anggota Politbiro Partai...
Anggota Politbiro Partai Komunis China Dipecat karena Korupsi Skala Besar dan Skandal Seks
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
AS Perluas Serangan...
AS Perluas Serangan terhadap Iran, Pengeboman 90 Menit Sebabkan Ledakan di Mana-mana
Airlangga Bertolak ke...
Airlangga Bertolak ke Shanghai Tanda Tangani Pendirian WAICO
Banjir Hancurkan Peternakan,...
Banjir Hancurkan Peternakan, Lepaskan Hampir 900 Ular Termasuk Kobra ke Permukiman
Trump Kumpulkan Pejabat...
Trump Kumpulkan Pejabat AS di Situation Room Gedung Putih, Bahas Serangan Dahsyat ke Iran
Rekomendasi
Baru Pertama Kali Debut...
Baru Pertama Kali Debut Akting, Axelo langsung Dipercaya Jadi Pemeran Antagonis
Kejagung Tunjuk 9 Eks...
Kejagung Tunjuk 9 Eks Jaksa KPK Tangani Kasus Febrie, Pakar: Harus Jawab Harapan Masyarakat
Wakili 11,7 Juta Suara...
Wakili 11,7 Juta Suara Rakyat, GKSR Minta Parpol Non-Parlemen Dilibatkan Bahas Revisi UU Pemilu
Berita Terkini
AS Mengebom Bandara...
AS Mengebom Bandara dan Jembatan Iran, Teheran: Seluruh Wilayah Timur Tengah Tanggung Akibatnya!
AS Lanjutkan Bombardir...
AS Lanjutkan Bombardir Iran 6 Hari Beruntun, Serang Bandara dan Jembatan
Iran Kritik Oman soal...
Iran Kritik Oman soal Pengumuman Koridor Pelayaran Selatan di Selat Hormuz
Israel Akui Hamas Pertahankan...
Israel Akui Hamas Pertahankan Sebagian Besar Kekuatan Militernya Meskipun Perang
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
Bom AS Meledak di Dekat...
Bom AS Meledak di Dekat Rumah Sakit Kanker Iran, 211 Pasien Mengungsi
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved