Rakyat Selandia Baru Marah Besar ketika Pemerintahannya Tak Akui Negara Palestina
Minggu, 28 September 2025 - 14:38 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: NATO Tak Berkutik, Drone Tak Dikenal Ganggu Pangkalan Militer Denmark
Peters mengatakan kepada Majelis Umum bahwa bantuan harus mengalir ke Gaza dan kekerasan harus dihentikan.
Pemerintah mengumumkan kontribusi keuangan besar tambahan untuk mengatasi krisis kemanusiaan di Gaza, ujarnya.
Chloe Swarbrick, salah satu pemimpin Partai Hijau, juga bereaksi keras terhadap keputusan negaranya dan mengkritik pemerintah karena tidak bergabung dengan negara-negara sepaham untuk mengakui Palestina di Majelis Umum.
“Saya tahu banyak warga Selandia Baru yang sangat marah dengan tindakan pemerintah Christopher Luxon di panggung dunia, menolak mengakui negara Palestina atau melakukan hal yang benar dengan memberikan sanksi kepada Israel,” ujarnya dalam sebuah pernyataan video melalui platform media sosial AS, Facebook.
Peters mengatakan kepada Majelis Umum bahwa bantuan harus mengalir ke Gaza dan kekerasan harus dihentikan.
Pemerintah mengumumkan kontribusi keuangan besar tambahan untuk mengatasi krisis kemanusiaan di Gaza, ujarnya.
Chloe Swarbrick, salah satu pemimpin Partai Hijau, juga bereaksi keras terhadap keputusan negaranya dan mengkritik pemerintah karena tidak bergabung dengan negara-negara sepaham untuk mengakui Palestina di Majelis Umum.
“Saya tahu banyak warga Selandia Baru yang sangat marah dengan tindakan pemerintah Christopher Luxon di panggung dunia, menolak mengakui negara Palestina atau melakukan hal yang benar dengan memberikan sanksi kepada Israel,” ujarnya dalam sebuah pernyataan video melalui platform media sosial AS, Facebook.
Lihat Juga :