AS Cabut Visa Presiden Kolombia Gustavo Petro karea Ikut Demo Pro-Palestina di New York

Minggu, 28 September 2025 - 13:16 WIB
loading...
AS Cabut Visa Presiden...
Pemerintah Amerika Serikat mencabut visa Presiden Kolombia Gustavo Petro setelah ikut demo pro-Palestina di New York. Foto/Periodico 26
A A A
NEW YORK - Pemerintah Amerika Serikat (AS) telah mencabut visa Presiden Kolombia Gustavo Petro setelah ikut demo pro-Palestina di New York. Dia, dalam pidato di Sidang Umum PBB sebelumnya, juga mencaci maki Israel atas perang brutalnya di Jalur Gaza.

Petro mengecam pencabutan visanya oleh pemerintahan Presiden AS Donald Trump, yang menurutnya tidak lagi menghormati hukum internasional.

"Saya tidak lagi memiliki visa untuk bepergian ke Amerika Serikat. Saya tidak peduli. Saya tidak membutuhkan visa...karena saya bukan hanya warga negara Kolombia, tetapi juga warga negara Eropa, dan saya benar-benar menganggap diri saya orang bebas di dunia," tulis Petro di X.

Baca Juga: Profil Gustavo Petro, Presiden Kolombia yang Caci Maki Israel sebagai Nazi Baru

"Mencabut visa karena mengecam genosida menunjukkan AS tidak lagi menghormati hukum internasional," imbuh dia, seperti dikutip Al Jazeera, Minggu (28/9/2025).

Departemen Luar Negeri AS mengumumkan dalam sebuah unggahan media sosial pada hari Jumat bahwa mereka telah mencabut visa AS untuk Petro, dengan alasan "tindakan sembrono dan provokatif" terkait pidato yang dia sampaikan kepada para pengunjuk rasa di luar markas besar PBB di New York City.

Unggahan tersebut tidak memberikan detail spesifik mengenai dugaan pelanggaran yang dilakukan Petro, tetapi rekaman yang beredar di media sosial pada hari Jumat menunjukkan pemimpin Kolombia tersebut bergabung dengan ribuan pengunjuk rasa pro-Palestina di luar gedung PBB di Midtown Manhattan.

Petro kembali ke Kolombia pada hari Sabtu sesuai rencana, dan mengatakan bahwa dia baru mengetahui status visanya setelah tiba.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
China Bikin Replika...
China Bikin Replika Kapal Perang AS untuk Jadi Target Tes Rudal
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Umumkan Pengunduran Diri
Gempa Venezuela, Badan...
Gempa Venezuela, Badan Geologi AS Bikin Pemodelan Korban Tewas 10.000 hingga 100.000 Orang
Rekomendasi
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
BPDP Dukung Jakarta...
BPDP Dukung Jakarta Fiscal Forum 2026, Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan Berkelanjutan
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
Berita Terkini
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Infografis
Daftar 5 Presiden Terkaya...
Daftar 5 Presiden Terkaya di Dunia, Nomor 1 Vladimir Putin
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved