Geng Narkoba Bunuh 3 Perempuan Cantik dan Disiarkan Langsung di Instagram, Publik Marah

Minggu, 28 September 2025 - 12:38 WIB
loading...
Geng Narkoba Bunuh 3...
Sebuah geng narkoba menyiksa dan membunuh tiga perempuan muda di Argentina. Menurut para pejabat, pembunuhan ini bahkan disiarkan langsung di Instagram. Foto/NDTV
A A A
BUENOS AIRES - Sebuah geng narkoba telah menyiksa dan membunuh tiga perempuan cantik di Argentina. Menurut para pejabat, pembunuhan ini bahkan disiarkan langsung di Instagram.

Kasus pembunuhan ini telah memicu kemarahan publik. Ribuan pengunjuk rasa turun ke jalan di Buenos Aires pada hari Sabtu untuk menuntut keadilan bagi tiga korban.

Keluarga para korban memegang spanduk bertuliskan nama mereka—"Lara, Brenda, Morena"—dan plakat bergambar mereka, diapit oleh para pendukung saat mereka berbaris menuju Parlemen.

"Itu adalah narkofeminisida!" bunyi salah satu spanduk yang diusung para demonstran sembari menabuh drum.

"Hidup kami tidak bisa dibuang!" bunyi bunyi spanduk lain dalam demo yang digalang oleh kelompok feminis.

Baca Juga: Para Gangster Ini Culik dan Bantai 5 Turis, Dikira Anggota Geng Rival

Jenazah Morena Verdi dan Brenda del Castillo—keduanya sepupu berusia 20 tahun—, dan Lara Gutierrez yang berusia 15 tahun ditemukan terkubur pada hari Rabu di halaman sebuah rumah di pinggiran selatan Buenos Aires, lima hari setelah mereka hilang.

Kejahatan tersebut, yang oleh para penyidik polisi dikaitkan dengan geng narkoba, disiarkan secara langsung di Instagram dan ditonton oleh 45 akun anggota geng tersebut.

"Perempuan harus dilindungi lebih dari sebelumnya," kata ayah Brenda, Leonel del Castillo, kepada para wartawan di lokasi protes.

Sebelumnya, dia mengatakan tidak dapat mengidentifikasi jenazah putrinya karena kekerasan yang dialaminya.

Antonio del Castillo, kakek dari dua sepupu berusia 20 tahun itu, menangis tersedu-sedu, menyebut para pembunuh itu "haus darah".

"Anda tidak akan melakukan apa yang mereka lakukan kepada binatang," katanya.

"Saya berharap kebenaran akan terungkap," imbuh dia. "Saya meminta masyarakat untuk mendukung kami."

Pada hari Jumat, Menteri Keamanan Nasional Patricia Bullrich mengumumkan penangkapan tersangka kelima, sehingga totalnya menjadi tiga pria dan dua wanita.

Tersangka kelima, yang dituduh memberikan dukungan logistik dengan sebuah mobil, ditangkap di kota perbatasan Bolivia, Villazon.

Pihak berwenang telah merilis foto terduga dalang komplotan tersebut, seorang warga Peru berusia 20 tahun, yang masih buron.

Penyelidik polisi mengatakan para korban, yang mengira mereka akan pergi ke pesta, dipancing masuk ke dalam sebuah van pada 19 September, diduga sebagai bagian dari rencana untuk "menghukum" mereka karena melanggar aturan geng dan sebagai peringatan bagi orang lain.

Polisi menemukan video tersebut setelah salah satu tahanan mengungkapkannya saat diinterogasi, menurut Javier Alonso, menteri keamanan provinsi Buenos Aires.

Dalam rekaman tersebut, seorang pemimpin geng terdengar berkata: "Inilah yang terjadi pada mereka yang mencuri narkoba dari saya."

Media Argentina melaporkan para penyiksa memotong jari, mencabut kuku, memukul, dan mencekik korban.

Meta, perusahaan induk Instagram, membantah bahwa siaran langsung tersebut terjadi di platformnya.

"Kami belum menemukan bukti siaran langsung yang terjadi di Instagram. Tim kami terus bekerja sama dengan penegak hukum dalam menyelidiki kejahatan mengerikan ini," ujar seorang juru bicara Meta kepada AFP, Minggu (28/9/2025).

Federico Celebon, sepupu Brenda dan Morena, mengatakan kepada AFP bahwa para perempuan muda tersebut terkadang terlibat dalam pekerjaan seks "untuk bertahan hidup", tanpa sepengetahuan keluarga mereka.

"Mereka bernasib buruk karena bertemu di waktu yang salah dengan orang yang salah," ujarnya.

Menurut laporan sejumlah media lokal, para perempuan tersebut diminta untuk menghadiri pesta tersebut sebagai pekerja seks komersial.

Yamila Alegre, seorang perajin kulit berusia 35 tahun yang ikut demo pada hari Sabtu, mengecam liputan media atas kasus tersebut.

"Kami selalu berusaha membuat para perempuan itu merasa bersalah, kami tahu segalanya tentang kehidupan mereka, apa yang mereka lakukan di sana, seperti apa keluarga mereka...kami mempublikasikan foto-foto mereka tetapi kami tidak tahu apa-apa tentang para pelaku, bukan nama mereka, wajah mereka disamarkan," ujarnya.

Del Valle Galvan, bibi Lara, membantah bahwa remaja putri berusia 15 tahun itu terlibat narkoba atau prostitusi.

"Ada kemiskinan di lingkungan kami, tetapi apa yang orang katakan tentang Lara itu salah," katanya.

"Kami ingin keadilan ditegakkan, tidak ada yang ditutup-tutupi, dan seluruh kebenaran terungkap sehingga mereka yang bertanggung jawab dapat dimintai pertanggungjawaban atas tindakan mereka. Kami tidak takut!" katanya kepada AFP.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Prancis Buka Penyelidikan...
Prancis Buka Penyelidikan Pembunuhan Khashoggi usai Ada Pengaduan terhadap Mohammed bin Salman
7 Alasan Penjagaan Putin...
7 Alasan Penjagaan Putin Diperketat, dari Konflik Elite Moskow hingga Kudeta MIliter
Pria Pro-Nazi Hendak...
Pria Pro-Nazi Hendak Bunuh 2 Putri Kerajaan Belanda, Bawa Kapak Bertuliskan Mossad dan Sieg Heil
Unggah Foto Cangkang...
Unggah Foto Cangkang Kerang Bertuliskan 86 47, Mantan Direktur FBI Didakwa Ancam Trump
Dulu Dibully Karena...
Dulu Dibully Karena Pendiam, Kini Syawal Adha Raih Centang Biru TikTok dan Instagram
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Trump: Kemampuan Militer...
Trump: Kemampuan Militer Iran Jauh Melemah
Rekomendasi
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
MNC University Perkuat...
MNC University Perkuat Kolaborasi dengan Sekolah Mitra melalui Pra-Rapat Kerja Tahun Ajaran 2026/2027
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
Berita Terkini
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Infografis
Harga Centang Biru Facebook...
Harga Centang Biru Facebook dan Instagram di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved