Serangan Udara di Gaza Terjadi Setiap 9 Menit Sekali
Sabtu, 27 September 2025 - 15:18 WIB
loading...
A
A
A
Meskipun upaya-upaya ini, ratusan ribu orang masih berada di Kota Gaza di tengah ketidakamanan yang meluas. Mereka sangat bergantung pada bantuan kemanusiaan karena layanan-layanan yang lebih penting terpaksa ditutup atau direlokasi, ujarnya, dilansir Middle East Monitor.
BacaJuga: Penuhi Tuntutan Gen Z, Anggota Parlemen Timor Leste Hapus Pensiun Seumur Hidup
Mengenai pembatasan akses Israel yang terus berlanjut, ia melaporkan bahwa pada hari Kamis, "dari 15 gerakan yang kami coba koordinasikan dengan otoritas Israel untuk mendukung orang-orang di berbagai wilayah Gaza, hanya tujuh yang difasilitasi sepenuhnya."
Dujarric menekankan bahwa OCHA telah mendesak Israel untuk "memfasilitasi sepenuhnya operasi kemanusiaan, termasuk pergerakan bantuan tanpa hambatan ke dan melintasi Jalur Gaza."
Mengenai situasi di Tepi Barat yang diduduki, ia mengatakan lebih dari 3.000 warga Palestina, setengahnya anak-anak, telah mengungsi akibat serangan pemukim ilegal Israel dan pembatasan akses Israel sejak Oktober 2023.
BacaJuga: Penuhi Tuntutan Gen Z, Anggota Parlemen Timor Leste Hapus Pensiun Seumur Hidup
Mengenai pembatasan akses Israel yang terus berlanjut, ia melaporkan bahwa pada hari Kamis, "dari 15 gerakan yang kami coba koordinasikan dengan otoritas Israel untuk mendukung orang-orang di berbagai wilayah Gaza, hanya tujuh yang difasilitasi sepenuhnya."
Dujarric menekankan bahwa OCHA telah mendesak Israel untuk "memfasilitasi sepenuhnya operasi kemanusiaan, termasuk pergerakan bantuan tanpa hambatan ke dan melintasi Jalur Gaza."
Mengenai situasi di Tepi Barat yang diduduki, ia mengatakan lebih dari 3.000 warga Palestina, setengahnya anak-anak, telah mengungsi akibat serangan pemukim ilegal Israel dan pembatasan akses Israel sejak Oktober 2023.
(ahm)
Lihat Juga :