5 Alasan Uni Eropa Membangun Tembok Drone, Salah Satu Tangkis Serangan Rusia
Sabtu, 27 September 2025 - 17:35 WIB
loading...
A
A
A
Dinding drone akan menjadi salah satu dari tiga pilar "Eastern Flank Watch" yang lebih luas, dengan dua pilar lainnya adalah dinding darat dan dinding maritim, jelasnya.
Baca Juga: UEFA Gelar Voting untuk Tangguhkan Keanggotaan Israel akibat Perang di Gaza
"Konsep teknologi memang dibutuhkan dan akan segera dibutuhkan, tetapi juga latar belakang konseptual, bagaimana pertahanan semacam itu harus diorganisir dengan cara terbaik," ujarnya.
Serangan pertama terjadi di Polandia dua minggu lalu, ketika 19 drone Rusia terbang di atas wilayah nasional dan memicu upaya untuk menembak jatuh drone-drone tersebut. Kemudian, di Rumania, satu pesawat nirawak Rusia dan, di Estonia, tiga jet tempur MiG-31 Rusia.
Pada hari Senin minggu ini, tiga pesawat nirawak besar terlihat di Bandara Kopenhagen, menyebabkan penghentian total operasi selama hampir empat jam. Pada hari Rabu, aktivitas pesawat nirawak menyebabkan gangguan di Bandara Aalborg. Media Swedia kemudian melaporkan penampakan misterius serupa di wilayah Karlskrona selatan.
Sejauh ini, Denmark belum dapat mengidentifikasi para pelaku. Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen mengatakan dia tidak dapat "mengesampingkan" keterlibatan Rusia, tetapi pihak berwenang belum menemukan bukti yang menunjuk Kremlin. Menteri Pertahanan Denmark Troels Lund Poulsen berbicara tentang "serangan hibrida" yang merupakan bagian dari "operasi sistematis", mencatat bahwa pesawat nirawak yang terlihat di Aalborg telah diluncurkan secara lokal.
Polandia, misalnya, menggunakan rudal bernilai miliaran dolar untuk menembak jatuh drone murah, sementara Denmark mengakui kekurangan sistem pertahanan udara berbasis darat.
Baca Juga: UEFA Gelar Voting untuk Tangguhkan Keanggotaan Israel akibat Perang di Gaza
3. Perlu Waktu yang Panjang
Belum jelas berapa lama proyek ini akan terealisasi di lapangan. Kubiliuis menyebutkan waktu satu tahun berdasarkan analisis para ahli, meskipun ia mengingatkan bahwa ia tidak yakin dengan perkiraan tersebut. Komisi bermaksud bekerja sama dengan negara-negara anggota, perwakilan industri, dan Ukraina untuk mengembangkan peta jalan yang lebih spesifik."Konsep teknologi memang dibutuhkan dan akan segera dibutuhkan, tetapi juga latar belakang konseptual, bagaimana pertahanan semacam itu harus diorganisir dengan cara terbaik," ujarnya.
4. Mengantisipasi Invasi Rusia
Peluncuran hari Jumat ini menyusul serangkaian pelanggaran wilayah udara yang telah menempatkan seluruh benua dalam siaga maksimum.Serangan pertama terjadi di Polandia dua minggu lalu, ketika 19 drone Rusia terbang di atas wilayah nasional dan memicu upaya untuk menembak jatuh drone-drone tersebut. Kemudian, di Rumania, satu pesawat nirawak Rusia dan, di Estonia, tiga jet tempur MiG-31 Rusia.
Pada hari Senin minggu ini, tiga pesawat nirawak besar terlihat di Bandara Kopenhagen, menyebabkan penghentian total operasi selama hampir empat jam. Pada hari Rabu, aktivitas pesawat nirawak menyebabkan gangguan di Bandara Aalborg. Media Swedia kemudian melaporkan penampakan misterius serupa di wilayah Karlskrona selatan.
Sejauh ini, Denmark belum dapat mengidentifikasi para pelaku. Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen mengatakan dia tidak dapat "mengesampingkan" keterlibatan Rusia, tetapi pihak berwenang belum menemukan bukti yang menunjuk Kremlin. Menteri Pertahanan Denmark Troels Lund Poulsen berbicara tentang "serangan hibrida" yang merupakan bagian dari "operasi sistematis", mencatat bahwa pesawat nirawak yang terlihat di Aalborg telah diluncurkan secara lokal.
5. Solusi Lemahnya Pertahanan Udara Eropa Timur
Rangkaian episode ini telah menimbulkan pertanyaan yang tidak nyaman tentang kurangnya kesiapan blok tersebut untuk menghadapi perang drone, yang telah diangkat ke dimensi baru oleh invasi Rusia ke Ukraina.Polandia, misalnya, menggunakan rudal bernilai miliaran dolar untuk menembak jatuh drone murah, sementara Denmark mengakui kekurangan sistem pertahanan udara berbasis darat.
Lihat Juga :