Iran Ungkap Proyek Nuklir Israel dari Dokumen yang Diselundupkan ke Teheran

Jum'at, 26 September 2025 - 12:51 WIB
loading...
Iran Ungkap Proyek Nuklir...
Iran ungkap proyek nuklir dan militer Israel dari banyak dokumen yang diselundupkan ke Teheran. Foto/Palestine Chronicle
A A A
TEHERAN - Iran telah mengungkap proyek nuklir dan militer Israel yang sangat rahasia berdasaran sejumlah besar dokumen, foto, dan video yang diselundupkan dari negara Zionis ke Teheran beberapa bulan lalu. Teheran mengeklaim penyelundupan dokumen-dokumen itu melibatkan orang dalam di lembaga nuklir dan keamanan Zionis.

Pada Rabu malam, televisi pemerintah Iran menyiarkan film dokumenter yang menampilkan cuplikan materi tersebut, termasuk rekaman yang dilaporkan direkam di dalam reaktor nuklir Dimona di Israel selatan—yang secara luas diyakini sebagai lokasi satu-satunya persenjataan nuklir di Timur Tengah.

Program tersebut menggambarkan berkas-berkas tersebut sebagai "harta karun data", yang berisi detail tentang proyek senjata Israel, bagan organisasi, dan nama-nama ilmuwan yang terlibat dalam program nuklir dan militer.

Baca Juga: Iran Dipasok Jet Tempur MiG-29 dan Sistem Rudal S-400 Rusia, Musuh Israel Itu Kini Bangkit

Dalam dokumenter tersebut, Menteri Intelijen Iran Esmail Khatib mengatakan bahwa operasi itu, yang telah dilakukan beberapa bulan sebelumnya, melibatkan kerja sama orang dalam di lembaga nuklir dan keamanan Israel.

Dia menyatakan bahwa "jutaan halaman informasi yang beragam dan berharga" telah ditransfer ke Teheran, termasuk data tentang proyek senjata di masa lalu dan saat ini, rencana untuk meningkatkan senjata nuklir yang lebih tua, dan inisiatif bersama dengan Amerika Serikat dan beberapa negara Eropa.

Khatib menambahkan bahwa beberapa orang Israel telah memberikan informasi tersebut demi uang, sementara yang lain bertindak atas dasar permusuhan terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Dia memperingatkan Netanyahu, "Perhatikan kondisi kehidupan karyawan yang terus bekerja sama dengan kami."

Menurut laporan media Lebanon; Al Mayadeen, Jumat (26/9/2025), berkas-berkas tersebut terdiri dari ribuan dokumen yang terkait dengan proyek pendudukan Israel dan fasilitas nuklirnya.

Sumber-sumber yang dikutip media tersebut mengatakan bahwa skala materi itu begitu luas sehingga peninjauannya akan memakan waktu yang sangat lama.

Mereka mengatakan bahwa intelijen tersebut dirahasiakan hingga semuanya diangkut dengan aman ke lokasi yang aman di Iran.

Mengungkap Kolaborator


Khatib lebih lanjut menyatakan bahwa individu-individu Iran yang dituduh bekerja sama dengan Israel telah terbongkar, beberapa di antaranya dieksekusi, dan bahwa data yang diperoleh pada bulan Juni digunakan untuk menyerang situs-situs sensitif di Israel pada bulan yang sama.

Dia menekankan bahwa Israel telah berusaha menyembunyikan sejauh mana penetrasi Iran terhadap lembaga-lembaga keamanannya.

Dokumenter tersebut juga menampilkan salinan paspor yang diklaim milik ilmuwan Israel, serta foto-foto pribadi Direktur Jenderal Badan Energi Atom Internasional (IAEA) Rafael Grossi—yang diduga diperoleh oleh intelijen Israel.

Satu gambar menunjukkan Grossi mencium seseorang yang berpakaian seperti Minnie Mouse. Program tersebut menuduh Israel memata-matai kepala badan nuklir PBB, sementara para pejabat Iran kembali mengkritik IAEA karena gagal mengutuk serangan Israel dan Amerika terhadap fasilitas nuklir Iran awal tahun ini.

Meningkatnya Ketegangan Regional


Pengungkapan ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dan Israel, menyusul serangan mendadak Israel di wilayah Iran pada bulan Juni, yang memicu perang 12 hari. Para pemimpin Iran sejak itu menuduh IAEA dan pemerintah Barat terlibat dalam serangan tersebut.

Negara-negara Barat, yang dipimpin oleh Amerika Serikat, terus menuduh Iran berupaya membangun senjata nuklir—tuduhan yang dibantah Teheran. Para pejabat Iran bersikeras bahwa program nuklir mereka bertujuan damai, sembari menekankan hak mereka untuk mengembangkan energi nuklir sipil.

Dengan mempublikasikan dokumen-dokumen tersebut di televisi nasional, para pejabat Iran tampaknya berniat untuk menunjukkan jangkauan intelijen mereka di Israel dan kesiapan mereka untuk menggunakan data tersebut sebagai daya tawar di tengah meningkatnya konfrontasi regional.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aroma Match Fixing Rugikan...
Aroma Match Fixing Rugikan Timnas Iran di Piala Dunia 2026, Kenapa FIFA Tolak Investigasi?
Laporan Media: Iran...
Laporan Media: Iran - AS Sepakat Hentikan Serangan, Gelar Pertemuan Darurat di Qatar
Israel Incar Pemimpin...
Israel Incar Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei, Siap Perang Lagi 
Rekomendasi
Apartemen Disita Jelang...
Apartemen Disita Jelang Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Buka Suara
Mencicipi Lima Abad...
Mencicipi Lima Abad Jakarta dari Meja Makan, Warisan Kuliner Peranakan di Kota Tua
Badan Siber PP GP Ansor...
Badan Siber PP GP Ansor Kritik Ketertutupan Pembahasan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber
Berita Terkini
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved