Erdogan Ingin Beli Jet Tempur Siluman F-35 AS, Trump Minta Turki Stop Beli Minyak Rusia
Jum'at, 26 September 2025 - 09:33 WIB
loading...
A
A
A
Pemerintah AS era Presiden Joe Biden telah menjaga jarak dengan Erdoğan—yang telah menjabat sebagai presiden sejak 2014 dan sebelumnya menjabat sebagai perdana menteri selama lebih dari satu dekade— selama empat tahun.
Keengganan untuk terlibat secara mendalam ini dipicu oleh rekam jejak kemunduran demokrasi Turki serta hubungan dekat Ankara dengan Moskow.
Partai-partai oposisi dan organisasi hak asasi manusia menuduh Erdoğan merongrong demokrasi dan mengekang kebebasan berekspresi selama lebih dari dua dekade kekuasaannya.
Para pengamat internasional mengatakan bahwa investigasi dan penuntutan yang tidak berdasar terhadap aktivis hak asasi manusia, jurnalis, politisi oposisi, dan lainnya masih menjadi masalah yang terus berlanjut di Turki.
Trump memandang Erdoğan sebagai mitra penting dan perantara yang kredibel dalam upayanya untuk mengakhiri perang di Ukraina dan di Gaza.
Pemerintahan Trump juga sebagian besar sejalan dengan pendekatan Turki terhadap Suriah, karena kedua negara menyusun sikap mereka terhadap negara yang pernah terisolasi tersebut setelah jatuhnya pemimpin Suriah Bashar al-Assad pada Desember lalu.
Trump dan para pemimpin Eropa telah mengikuti jejak Erdoğan dengan merangkul Presiden Suriah Ahmad al-Sharaa, yang pernah memimpin kelompok pemberontak yang ditetapkan sebagai organisasi teroris asing.
Trump juga mengatakan bahwa Erdoğan patut dipuji karena mendukung pasukan pemberontak yang menggulingkan al-Assad dari Suriah.
"Saya pikir Presiden Erdoğan adalah orang yang bertanggung jawab atas Suriah, atas keberhasilan perjuangan dalam menyingkirkan pemimpin masa lalunya dari Suriah," kata Trump.
"Dia tidak mengambil tanggung jawab, tapi sebenarnya itu adalah pencapaian yang hebat."
Keengganan untuk terlibat secara mendalam ini dipicu oleh rekam jejak kemunduran demokrasi Turki serta hubungan dekat Ankara dengan Moskow.
Partai-partai oposisi dan organisasi hak asasi manusia menuduh Erdoğan merongrong demokrasi dan mengekang kebebasan berekspresi selama lebih dari dua dekade kekuasaannya.
Para pengamat internasional mengatakan bahwa investigasi dan penuntutan yang tidak berdasar terhadap aktivis hak asasi manusia, jurnalis, politisi oposisi, dan lainnya masih menjadi masalah yang terus berlanjut di Turki.
Trump memandang Erdoğan sebagai mitra penting dan perantara yang kredibel dalam upayanya untuk mengakhiri perang di Ukraina dan di Gaza.
Pemerintahan Trump juga sebagian besar sejalan dengan pendekatan Turki terhadap Suriah, karena kedua negara menyusun sikap mereka terhadap negara yang pernah terisolasi tersebut setelah jatuhnya pemimpin Suriah Bashar al-Assad pada Desember lalu.
Trump dan para pemimpin Eropa telah mengikuti jejak Erdoğan dengan merangkul Presiden Suriah Ahmad al-Sharaa, yang pernah memimpin kelompok pemberontak yang ditetapkan sebagai organisasi teroris asing.
Trump juga mengatakan bahwa Erdoğan patut dipuji karena mendukung pasukan pemberontak yang menggulingkan al-Assad dari Suriah.
"Saya pikir Presiden Erdoğan adalah orang yang bertanggung jawab atas Suriah, atas keberhasilan perjuangan dalam menyingkirkan pemimpin masa lalunya dari Suriah," kata Trump.
"Dia tidak mengambil tanggung jawab, tapi sebenarnya itu adalah pencapaian yang hebat."
(mas)
Lihat Juga :