Presiden Kolombia Serukan Tentara Internasional untuk Membebaskan Palestina
Rabu, 24 September 2025 - 20:55 WIB
loading...
A
A
A
Israel telah melancarkan perang genosida di Gaza sejak 7 Oktober 2023, setelah para pejuang perlawanan Palestina melancarkan Operasi Banjir Al-Aqsa yang mengejutkan terhadap entitas Zionis tersebut sebagai tanggapan atas kampanye pertumpahan darah dan penghancuran yang telah berlangsung puluhan tahun oleh rezim tersebut terhadap warga Palestina.
Sejak 2 Maret, rezim Israel telah menutup semua perlintasan perbatasan, menghalangi masuknya bantuan kemanusiaan, dan semakin memperparah krisis kemanusiaan Gaza yang sudah mengerikan.
BacaJuga: 80 Persen Anggota PBB Akui Negara Palestina, PM Jepang: Tindakan Sepihak Israel Tak Bisa Diterima
Serangan berdarah rezim tersebut di Gaza sejauh ini telah menewaskan lebih dari 65.000 warga Palestina, sebagian besar perempuan dan anak-anak.
Secara terpisah pada hari Selasa, Presiden Chili Gabriel Boric menyatakan keinginannya agar Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu diadili di pengadilan internasional atas tuduhan genosida di Jalur Gaza, dengan membandingkannya dengan kasus-kasus di Balkan dan Rwanda.
"Saya tidak ingin melihat Netanyahu dihancurkan oleh rudal bersama keluarganya," ujarnya dalam pidatonya di Majelis Umum PBB di New York. "Saya ingin melihat Netanyahu dan mereka yang bertanggung jawab atas genosida terhadap rakyat Palestina diadili di hadapan Mahkamah Internasional."
Boric juga mengecam serangan Israel terhadap Qatar dan agresinya terhadap Iran, menyoroti perlunya komunitas internasional untuk memerangi kebencian dan memperkuat sistem multilateral.
Sejak 2 Maret, rezim Israel telah menutup semua perlintasan perbatasan, menghalangi masuknya bantuan kemanusiaan, dan semakin memperparah krisis kemanusiaan Gaza yang sudah mengerikan.
BacaJuga: 80 Persen Anggota PBB Akui Negara Palestina, PM Jepang: Tindakan Sepihak Israel Tak Bisa Diterima
Serangan berdarah rezim tersebut di Gaza sejauh ini telah menewaskan lebih dari 65.000 warga Palestina, sebagian besar perempuan dan anak-anak.
Secara terpisah pada hari Selasa, Presiden Chili Gabriel Boric menyatakan keinginannya agar Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu diadili di pengadilan internasional atas tuduhan genosida di Jalur Gaza, dengan membandingkannya dengan kasus-kasus di Balkan dan Rwanda.
"Saya tidak ingin melihat Netanyahu dihancurkan oleh rudal bersama keluarganya," ujarnya dalam pidatonya di Majelis Umum PBB di New York. "Saya ingin melihat Netanyahu dan mereka yang bertanggung jawab atas genosida terhadap rakyat Palestina diadili di hadapan Mahkamah Internasional."
Boric juga mengecam serangan Israel terhadap Qatar dan agresinya terhadap Iran, menyoroti perlunya komunitas internasional untuk memerangi kebencian dan memperkuat sistem multilateral.
Lihat Juga :