India Berencana Produksi Pesawat Tempur Su-57 Milik Rusia
Rabu, 24 September 2025 - 17:30 WIB
loading...
Jet tempur Su-57 akan diproduksi oleh India. Foto/X/@OSINTWarfare
A
A
A
NEW DELHI - India dapat membeli setidaknya dua skuadron pesawat tempur generasi kelima operasional pertama Rusia – Sukhoi Su-57 – dari Rusia. Selain itu, India juga akan mengevaluasi proposal Rusia untuk memproduksi jet tempur tersebut di dalam negeri.
Seperti dilaporkan situs web The Print, proposal Rusia ini sejalan dengan perjanjian sebelumnya dengan New Delhi, di mana jet MiG dan Su-30 MKI dibuat di India.
Jika proposal tersebut diterima, Hindustan Aeronautics Limited (HAL) yang dikelola negara akan berkolaborasi dengan perusahaan Rusia tersebut untuk memproduksi pesawat tersebut.
Jika kedua belah pihak sepakat untuk memproduksi Su-57 di India, dua skuadron awal akan dikirimkan dalam kondisi siap terbang, demikian menurut situs web tersebut, mengutip beberapa sumber. 3-5 skuadron dapat diproduksi di India oleh HAL di fasilitas Nashik.
Baca Juga: Saudi Berduka, Mufti Agung yang Tak Bisa Melihat Wafat pada Usia 80 Tahun
Rencana tersebut masih dalam tahap awal dan terpisah dari program Pesawat Tempur Multiperan (MRFA), yang sedang dijalankan oleh Angkatan Udara India (IAF), menurut laporan tersebut.
Dalam program MRFA, IAF dilaporkan telah merekomendasikan pesawat Rafale Prancis, yang diproduksi oleh Dassault Aviation.
Pada bulan Mei, Menteri Pertahanan India Rajnath Singh menyetujui "model eksekusi" untuk mengembangkan Pesawat Tempur Menengah Canggih (AMCA) dengan investasi sebesar USD175 juta.
Melansir RT, AMCA adalah pesawat tempur siluman multiperan berkursi tunggal, bermesin ganda, segala cuaca, yang dirancang untuk melakukan berbagai misi, termasuk mencapai superioritas udara, melakukan serangan darat, menekan pertahanan udara musuh, dan melancarkan peperangan elektronik.
Bulan lalu pemerintah India dilaporkan menandatangani kesepakatan senilai USD7,6 miliar untuk pesawat tempur produksi dalam negeri.
Seperti dilaporkan situs web The Print, proposal Rusia ini sejalan dengan perjanjian sebelumnya dengan New Delhi, di mana jet MiG dan Su-30 MKI dibuat di India.
Jika proposal tersebut diterima, Hindustan Aeronautics Limited (HAL) yang dikelola negara akan berkolaborasi dengan perusahaan Rusia tersebut untuk memproduksi pesawat tersebut.
Jika kedua belah pihak sepakat untuk memproduksi Su-57 di India, dua skuadron awal akan dikirimkan dalam kondisi siap terbang, demikian menurut situs web tersebut, mengutip beberapa sumber. 3-5 skuadron dapat diproduksi di India oleh HAL di fasilitas Nashik.
Baca Juga: Saudi Berduka, Mufti Agung yang Tak Bisa Melihat Wafat pada Usia 80 Tahun
Rencana tersebut masih dalam tahap awal dan terpisah dari program Pesawat Tempur Multiperan (MRFA), yang sedang dijalankan oleh Angkatan Udara India (IAF), menurut laporan tersebut.
Dalam program MRFA, IAF dilaporkan telah merekomendasikan pesawat Rafale Prancis, yang diproduksi oleh Dassault Aviation.
Pada bulan Mei, Menteri Pertahanan India Rajnath Singh menyetujui "model eksekusi" untuk mengembangkan Pesawat Tempur Menengah Canggih (AMCA) dengan investasi sebesar USD175 juta.
Melansir RT, AMCA adalah pesawat tempur siluman multiperan berkursi tunggal, bermesin ganda, segala cuaca, yang dirancang untuk melakukan berbagai misi, termasuk mencapai superioritas udara, melakukan serangan darat, menekan pertahanan udara musuh, dan melancarkan peperangan elektronik.
Bulan lalu pemerintah India dilaporkan menandatangani kesepakatan senilai USD7,6 miliar untuk pesawat tempur produksi dalam negeri.
(ahm)
Lihat Juga :