Tot Tot Wuk Wuk di New York? Macron Telepon Trump saat Iring-iringan Mobil Presiden AS Halangi Mobilnya

Rabu, 24 September 2025 - 10:02 WIB
loading...
Tot Tot Wuk Wuk di New...
Presiden Prancis Emmanuel Macron keluar dari mobilnya setelah dihentikan oleh iring-iringan mobil Presiden AS di New York. Foto/the guardian
A A A
NEW YORK - Presiden Prancis Emmanuel Macron harus berjalan kaki setengah jam melintasi New York setelah berpidato di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tentang pengakuan Palestina sebagai negara.

Rekaman video menunjukkan ia keluar dari mobilnya untuk berbicara dengan petugas polisi setelah mereka menghentikan kendaraannya untuk memberi jalan bagi kedatangan iring-iringan mobil Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Rekaman tersebut, yang direkam seorang reporter dari media sosial Brut, tampaknya menunjukkan presiden Prancis tersebut mengatakan ia harus pergi ke konsulat negaranya.

"Maaf, Presiden, saya benar-benar minta maaf, semuanya telah dibekukan, ada iring-iringan mobil yang datang sekarang," ujar seorang petugas kepada Macron.

Presiden Prancis kemudian melihat ke jalan yang kosong dan menjawab, "Jika Anda tidak melihatnya, biarkan saya menyeberang. Saya akan bernegosiasi dengan Anda."

Macron, yang masih terjebak di balik penghalang logam, mengeluarkan ponselnya dan tampaknya langsung menghubungi Trump.

Sambil bersandar di pembatas jalan, ia berkata sambil tertawa, "Apa kabar? Coba tebak? Saya menunggu di jalan karena semuanya membeku untukmu."

Macron kemudian tampaknya diizinkan masuk dengan berjalan kaki, tetapi tidak dengan mobilnya. Masih menggunakan ponselnya, ia melanjutkan langkahnya menyusuri jalan, melewati para pembeli dan pejalan kaki.

Reporter dari Brut mengatakan Macron berjalan sekitar 30 menit bersama pengawalnya. Ia berhenti dan berpose dengan para pejalan kaki yang meminta foto, termasuk satu pertemuan dengan seorang pria yang mencium keningnya.

Kejadian Macron ini mengingatkan gerakan stop Tot Tot Wuk Wuk yang marak di media sosial Indonesia saat publik resah dengan suara bising pengawalan mobil pejabat oleh polisi di jalanan macet.

"Waktunya telah tiba untuk mengakhiri perang di Gaza, pembantaian, dan kematian," ujar Macron dalam pidato pembukaannya di KTT khusus di PBB pada Senin malam.

Dia menegaskan, "Waktunya telah tiba untuk menegakkan keadilan bagi rakyat Palestina dan dengan demikian mengakui negara Palestina di Gaza, Tepi Barat, dan Yerusalem."

Mengumumkan pengakuan resmi Prancis atas Palestina, Macron menetapkan rencana pembentukan pasukan stabilisasi internasional yang diamanatkan PBB di Gaza pascaperang yang diharapkan mendapat dukungan di banyak negara, tetapi tidak di Israel atau AS.

Baca juga: Trump Kecam Eropa dan PBB: Negara-negara Kalian akan Hancur
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Klaim Iran Setujui...
Trump Klaim Iran Setujui Hampir Semua yang Diinginkan AS Selama Negosiasi
Israel Ternyata Coba...
Israel Ternyata Coba Habisi 2 Negosiator Utama Iran, Ini yang Dilakukan AS
Iran Peringatkan AS...
Iran Peringatkan AS dan Israel Jangan Serang Prosesi Pemakaman Khamenei!
Jerman Berani Menolak...
Jerman Berani Menolak Loyal pada AS: 'Sesama Anggota NATO Jangan Mendikte!'
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
Bawa Pikap Ayahnya,...
Bawa Pikap Ayahnya, Bocah 11 Tahun Tabrak Iringan Peziarah dan Tewaskan 8 Orang
Gelombang Panas Nyaris...
Gelombang Panas Nyaris 40 Deajat Celsius, Jalanan Kota New York Meleleh
Rekomendasi
Intip Kontribusi Vokasi...
Intip Kontribusi Vokasi Sampoerna Karya Bangsa untuk Cetak SDM Unggul
MUI Susun Naskah Akademik...
MUI Susun Naskah Akademik RUU Pidana LGBT, Gus Ipul: Patut Ditindaklanjuti
Syah Afandin Dinonaktifkan...
Syah Afandin Dinonaktifkan dari Ketua DPW PAN Sumut usai Kena OTT KPK
Berita Terkini
Trump Klaim Iran Setujui...
Trump Klaim Iran Setujui Hampir Semua yang Diinginkan AS Selama Negosiasi
Israel Ternyata Coba...
Israel Ternyata Coba Habisi 2 Negosiator Utama Iran, Ini yang Dilakukan AS
Tuntut Kemerdekaan dari...
Tuntut Kemerdekaan dari China, Pria Tibet Tewas Bakar Diri di Luar Markas PBB
Iran Peringatkan AS...
Iran Peringatkan AS dan Israel Jangan Serang Prosesi Pemakaman Khamenei!
Jadi Anak Presiden dan...
Jadi Anak Presiden dan Jabat Panglima Militer, Jenderal Ini Seenaknya Menutup Media
5 Pemimpin Muslim yang...
5 Pemimpin Muslim yang Jenazahnya Diawetkan sebelum Dimakamkan, Ali Khamenei Paling Lama
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved