6 Kutipan Pidato Trump yang Kontroversial di Sidang Umum PBB

Rabu, 24 September 2025 - 09:00 WIB
loading...
6 Kutipan Pidato Trump...
Presiden AS Donald Trump berpidato di Sidang Umum PBB. Foto/anadolu
A A A
NEW YORK - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memberikan pidato yang kontroversial dalam Sidang Umum PBB di New York pada Selasa (23/9/2025). Isi pidato itu kemudian mendapat respons dari berbagai pihak.

Berikut ini kutipan pidato Trump yang kontroversial tersebut:

1. “Your countries are going to hell.”


“Negara kalian sedang menuju kehancuran.”

Trump berkata di hadapan para presiden, perdana menteri, dan raja bahwa, “Sudah waktunya mengakhiri eksperimen gagal perbatasan terbuka. Kalian harus mengakhirinya sekarang. Saya sangat ahli dalam hal ini. Negara kalian sedang menuju kehancuran.”

2. “I’ve been right about everything.”


“Saya benar tentang segalanya.”

Trump berkata, “Saya tidak mengatakan ini dengan cara menyombongkan diri, tetapi ini benar — saya benar tentang segalanya.”

Ia menegaskan bahwa dirinya telah “mengakhiri tujuh perang” dan menyarankan ia pantas menerima Hadiah Nobel Perdamaian. “Semua orang bilang saya seharusnya dapat Nobel,” ujarnya.

3. “I would have given you marble floors, mahogany walls.”


“Saya akan memberikan kalian lantai marmer, dinding kayu mahoni.”

Trump mengklaim PBB justru merugikan negara-negara yang seharusnya dilayaninya, dengan mengatakan badan itu “mendanai serangan terhadap negara-negara Barat dan perbatasannya.”

Ia mengeluh bahwa tawarannya untuk merenovasi markas besar PBB dua dekade lalu ditolak. “Saya menawar untuk renovasi kompleks PBB ini. Saya akan memberikan kalian lantai marmer, dinding mahoni. Sebagai gantinya, kalian mendapat plastik,” ungkap Trump.

4. “…a hoax made up by people with evil intentions.”


“…satu tipuan yang dibuat oleh orang-orang dengan niat jahat.”

Trump memperingatkan tentang “monster berekor ganda” dari kebijakan imigrasi dan iklim yang menurutnya menghancurkan Eropa. Ia berkata, “Saya mencintai rakyat Eropa, dan saya benci melihat mereka hancur.”

Ia bahkan menyebut perubahan iklim sebagai “penipuan terbesar yang pernah dilakukan terhadap dunia,” dan menolaknya sebagai “tipuan yang dibuat oleh orang-orang dengan niat jahat.”

5. “The rewards would be too great for Hamas terrorists.”


“Imbalannya akan terlalu besar bagi teroris Hamas.”

Trump mengkritik kampanye internasional untuk mengakui negara Palestina, yang didukung Prancis dan sekutu AS lainnya. “Imbalannya akan terlalu besar bagi teroris Hamas … sebuah hadiah untuk kekejaman mengerikan, termasuk 7 Oktober,” ungkap Trump.

Ia menekankan prioritas pada pembebasan sandera Israel. “Kami ingin mereka semua kembali. Kami tidak ingin hanya dua yang kembali, lalu dua lagi. Kami ingin semuanya,” kata dia.

6. “They’re funding the war against themselves.”


“Mereka membiayai perang melawan diri mereka sendiri.”

Mengenai Ukraina, Trump mengecam negara-negara Eropa karena masih membeli minyak dan gas Rusia. “Pikirkanlah: mereka membiayai perang melawan diri mereka sendiri,” ungkap dia.

Ia memperingatkan AS siap memberlakukan “tarif yang sangat kuat” terhadap Moskow, tetapi menegaskan Eropa harus “meningkatkan usahanya” dan “segera menghentikan semua pembelian energi dari Rusia.”

Baca juga: Trump Kecam Eropa dan PBB: Negara-negara Kalian akan Hancur
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Timnas Iran Pulang Tanpa...
Timnas Iran Pulang Tanpa Kekalahan
Sebulan Ditahan di Libya,...
Sebulan Ditahan di Libya, Tiga Aktivis Pro Palestina Akhirnya Bebas
Balas Dendam, Iran Hujani...
Balas Dendam, Iran Hujani Pangkalan Militer AS di Kuwait dan Bahrain dengan Rudal dan Drone
Rekomendasi
Rencana Batasan Tar-Nikotin...
Rencana Batasan Tar-Nikotin dan Penyeragaman Kemasan Dinilai Ancam Industri Kretek Nasional
Jejak Diplomasi Nabi...
Jejak Diplomasi Nabi Muhammad SAW dalam Peperangan Islam, dari Perjanjian Hudaibiyah hingga Fathu Makkah
Mahasiswa Doktoral UNJ...
Mahasiswa Doktoral UNJ Perkuat Literasi Keuangan bagi Calon Guru Malaysia di UTHM
Berita Terkini
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
8 Pangkalan Militer...
8 Pangkalan Militer AS Diserang Iran, IRGC: Selat Hormuz Milik Kita
AS dan Iran Saling Serang...
AS dan Iran Saling Serang Lagi, Apakah Masih Ada Harapan Perdamaian di Timur Tengah?
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved