Singapura Jatuhkan Sanksi kepada Israel dan Isyaratkan Akan Akui Negara Palestina

Selasa, 23 September 2025 - 11:20 WIB
loading...
Singapura Jatuhkan Sanksi...
Singapura menjatuhkan sanksi kepada Israel dan isyaratkan akan mengakui Negara Palestina. Foto/vietcham.org
A A A
SINGAPURA - Pemerintah Singapura mengumumkan pada hari Senin bahwa mereka akan menjatuhkan sanksi kepada Israel, dengan target para pemimpin kelompok pemukim ilegal. Tetangga Indonesia tersebut juga mengisyaratkan akan mengakui Negara Palestina.

Negara-negara Barat dan negara-negara lain telah mengambil sikap yang semakin keras terhadap kelompok-kelompok pemukim dan beberapa pejabat Israel yang mereka tuduh mengobarkan kekerasan. Sementara itu, pengakuan global semakin meningkat atas aspirasi Palestina untuk sebuah tanah air yang merdeka.

Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan, yang berbicara di Parlemen, mengecam para politisi Israel yang telah berbicara tentang pencaplokan sebagian wilayah Tepi Barat atau pun Jalur Gaza.

Baca Juga: Prancis Resmi Akui Negara Palestina, Israel Makin Murka

"Kami menyerukan kepada pemerintah Israel untuk menghentikan pembangunan dan perluasan permukiman," ujarnya, seraya menyebut proyek permukiman E1 yang disebut-sebut akan memecah belah Tepi Barat.

"Kami menentang upaya yang terus-menerus untuk menciptakan realitas baru di lapangan yang merusak prospek solusi dua negara," ujarnya, seperti dikutip Reuters, Selasa (23/9/2025).

Dia mengatakan rincian lebih lanjut mengenai sanksi akan dirilis kemudian.

Terkait pengakuan untuk Negara Palestina, Balakrishnan mengatakan bahwa itu hanya masalah waktu, dan bukan apakah Singapura akan mengakui Negara Palestina atau tidak.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
Indonesia-Singapura...
Indonesia-Singapura Teken MoU Jaga Lingkungan Hidup
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 920 Orang Tewas, Hampir 50 Ribu Masih Hilang
Pemerintah Arab Saudi...
Pemerintah Arab Saudi Cuci Ka'bah Hari Ini, Gunakan Air Zamzam dan Wewangian
Rekomendasi
IHSG Hari Ini Terjun...
IHSG Hari Ini Terjun Bebas 3,05% ke Level 5.643, Transaksi Cetak Rp15 Triliun
Rupiah Hari Ini Terkapar...
Rupiah Hari Ini Terkapar ke Rp17.907 per Dolar AS, Analis Ungkap Sebabnya
PDIP Nonaktifkan Anggota...
PDIP Nonaktifkan Anggota DPRD TTU Imbas Dugaan Intimidasi Dokter Icha
Berita Terkini
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Media Asing Soroti Nasib...
Media Asing Soroti Nasib Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara: Eks Bos Gojek yang Dinyatakan Korupsi
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Infografis
2 Negara NATO akan Kirim...
2 Negara NATO akan Kirim Jet Tempur dan Kapal Perang ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved