Singapura Jatuhkan Sanksi kepada Israel dan Isyaratkan Akan Akui Negara Palestina
Selasa, 23 September 2025 - 11:20 WIB
loading...
A
A
A
Menurutnya, Singapura sedang menunggu "konstelasi yang tepat" dari berbagai faktor, termasuk kebutuhan akan pemerintahan Palestina yang efektif yang menerima hak Israel untuk hidup dan secara tegas menolak terorisme.
"Pada akhirnya, untuk menyelesaikan konflik berkepanjangan ini secara komprehensif, adil, dan berkelanjutan, perlu ada penyelesaian yang dinegosiasikan yang menghasilkan dua negara, satu Israel (dan) satu Palestina, dengan rakyatnya hidup berdampingan secara damai, aman, dan bermartabat," imbuh dia.
Sebagian besar komunitas internasional menganggap permukiman Israel di Tepi Barat ilegal menurut hukum internasional. Israel membantah hal tersebut, dengan mengutip ikatan historis dan alkitabiah dengan wilayah tersebut dan mengatakan bahwa permukiman itu memberikan keamanan.
Meskipun Singapura dan Israel telah menjalin hubungan diplomatik dan militer yang erat sejak Singapura merdeka pada tahun 1965, negara-kota tersebut pada tahun 2024 telah memberikan suara mendukung berbagai resolusi yang menyatakan dukungan untuk pengakuan PBB atas Negara Palestina.
Pengumuman Singapura muncul setelah sejumlah negara Barat ramai-ramai mengakui Negara Palestina pada hari Minggu dan Senin. Mereka yang memberikan pengakuan adalah Inggris, Kanada, Australia, Portugal, Prancis dan yang terbaru adalah Luksemburg.
"Pada akhirnya, untuk menyelesaikan konflik berkepanjangan ini secara komprehensif, adil, dan berkelanjutan, perlu ada penyelesaian yang dinegosiasikan yang menghasilkan dua negara, satu Israel (dan) satu Palestina, dengan rakyatnya hidup berdampingan secara damai, aman, dan bermartabat," imbuh dia.
Sebagian besar komunitas internasional menganggap permukiman Israel di Tepi Barat ilegal menurut hukum internasional. Israel membantah hal tersebut, dengan mengutip ikatan historis dan alkitabiah dengan wilayah tersebut dan mengatakan bahwa permukiman itu memberikan keamanan.
Meskipun Singapura dan Israel telah menjalin hubungan diplomatik dan militer yang erat sejak Singapura merdeka pada tahun 1965, negara-kota tersebut pada tahun 2024 telah memberikan suara mendukung berbagai resolusi yang menyatakan dukungan untuk pengakuan PBB atas Negara Palestina.
Pengumuman Singapura muncul setelah sejumlah negara Barat ramai-ramai mengakui Negara Palestina pada hari Minggu dan Senin. Mereka yang memberikan pengakuan adalah Inggris, Kanada, Australia, Portugal, Prancis dan yang terbaru adalah Luksemburg.
(mas)
Lihat Juga :